VOICE Indonesia
News

Strategi Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Bebas Banjir 2026

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.co05 Mei 2026 pukul 07.39 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau sejumlah lokasi pada Senin, 4 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau sejumlah lokasi pada Senin, 4 Mei 2026(Foto: dok.voiceindonesia.co/fsm)
Iklan

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa penanganan banjir tetap menjadi program prioritas utama pemerintah kota. Saat meninjau sejumlah lokasi pada Senin, 4 Mei 2026, ia menyatakan komitmennya untuk menuntaskan masalah ini dalam waktu dekat.

“Ini adalah pembangunan yang akan dilakukan di tahun 2026. Karena itu nanti target di tahun 2026 tidak ada lagi banjir,” ujarnya optimis.

Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah
Peta

Rangkaian peninjauan tersebut meliputi Rumah Pompa Ahmad Yani, Jalan Gayungsari Barat, Rumah Pompa Nanggala Dukuh Menanggal, serta saluran di kawasan Jemursari, Kendangsari, dan Tenggilis Mejoyo. Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Surabaya berencana membangun rumah pompa baru di wilayah Panjang Jiwo dan di depan Gereja Bethany Nginden.

Langkah ini diambil karena area di depan Gereja Bethany kerap menjadi langganan banjir setiap tahunnya, sehingga pembangunan di titik tersebut dijadwalkan mulai berjalan tahun ini.

Dalam pelaksanaannya, Eri menekankan pentingnya pemetaan aliran air secara mendalam, yang mencakup arah aliran, elevasi, hingga penempatan posisi rumah pompa yang presisi. Menurutnya, pemahaman teknis terhadap elevasi sangat krusial karena terdapat beberapa skema di mana aliran air akan dibalik arahnya untuk mengoptimalkan pembuangan.

“Ada yang kita balik aliran airnya, maka elevasinya harus tahu, terus rumah pompanya di mana,” jelasnya.

Eri menargetkan seluruh titik rawan yang ditinjau dapat bebas dari genangan pada November 2026. Ia menegaskan bahwa infrastruktur yang dibangun harus mampu mengantisipasi curah hujan tinggi agar wilayah tersebut tidak lagi terdampak.

 “Kalaupun terjadi hujan, maka titik-titik yang kita datangi tidak terjadi lagi genangan. Tahun depan tidak boleh lagi ada banjir di wilayah ini,” tegas Wali Kota Surabaya tersebut.

Khusus untuk kawasan Menanggal dan Gayung Kebonsari, pemerintah kota akan menyesuaikan metode konstruksi berdasarkan ketersediaan anggaran. Jika pemasangan box culvert belum memungkinkan secara finansial, maka penggunaan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) akan menjadi solusi alternatif sementara, dibarengi dengan pengerjaan pendalaman saluran yang tetap dilakukan tahun ini.

Iklan

“Kalau box culvert belum cukup anggaran, kita pakai CCSP dulu, tapi pendalaman saluran dilakukan tahun ini,” ungkap Eri.

Tantangan berbeda ditemukan di kawasan Tenggilis Mejoyo hingga Panjang Jiwo, di mana pelebaran saluran tidak mungkin dilakukan karena keberadaan jaringan SUTET. Sebagai solusinya, pemerintah kota memilih untuk membangun storage air di bawah jalan.

Storage ini berfungsi untuk membagi aliran air agar beban saluran irigasi tidak berlebih saat hujan deras melanda. “Saluran tidak bisa dibesarkan karena ada SUTET, maka kita buat storage di jalan. Kalau saluran tidak menampung, maka kita buat storage untuk mengurangi beban aliran,” tuturnya.

Eri menyoroti fenomena berkurangnya area resapan akibat padatnya pemukiman penduduk di Surabaya. Kondisi ini menyebabkan air hujan tidak lagi terserap ke dalam tanah, melainkan langsung menuju ke saluran drainase. “Ketika resapan habis, semua air hujan langsung masuk ke irigasi,” pungkasnya menutup peninjauan tersebut.(fsm)

Pilihan Redaksi

Diduga Hendak Buka Markas Baru di RI, 19 WNA Eks Sindikat Scammer Kamboja DideportasiImigrasi

Diduga Hendak Buka Markas Baru di RI, 19 WNA Eks Sindikat Scammer Kamboja Dideportasi

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang berhasil menggagalkan upaya pembukaan markas baru sindikat penipuan daring (online) lintas negara dengan modus love scamming. Dalam operasi respons cepat tersebut, petugas mengamankan 19 Warga Negara Asing (WNA) yang diduga kuat merupakan jaringan kri

Afifah·20 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

News

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.idIJINCepat.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

#EventBerkelas

Didukung oleh

Naremax Integrated Event Partner

Made with Emergent

-->-->-->