
Kepala BP2MI Meradang,PELBAKORI diminta Klarifikasi
AKUUPDATE.ID,Jakarta – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani angkat bicara soal pernyataan berberapa pihak yang menyudutkan lembaga yang ia pimpin terkait pernyataan bahwa BP2MI tidak mau menerima perwakilan aksi yang dilakukan CPMI Korea Selatan pekan lalu.
“Sehubungan dengan Aksi Damai yang dilakukan oleh CPMI Korea pada tanggal 18 Oktober 2021, ada beberapa pihak melalui media sosial yang menyatakan bahwa BP2MI tidak mau menerima perwakilan Aksi CPMI,” kata Benny lewat akun Instagram @bennybranirhamdani Rabu (20/10/2021)
BACA JUGA : Kepala BP2MI Sidak ke UPT BP2MI Tanjungpinang
“Perlu diluruskan, bahwa hal tersebut 100% tidak benar. Saat Massa Aksi berada di luar halaman Gedung Kantor BP2MI, Deputi Penempatan Kawasan Asia-Afrika, Bapak Gatot Hermawan turun langsung menemui salah satu pemimpin aksi.”lanjut benny
Benny menjelaskan bahwa Saat Massa Aksi berada di luar halaman Gedung Kantor BP2MI para perwakilan CPMI yang aksi sudah di tawarkan untuk masuk ke dalam gedung,namun ditolak oleh perwakilan aksi tersebut.

“Beliau menawarkan jika ada delegasi yang ingin bertemu dengan jajaran BP2MI maka dipersilahkan untuk masuk ke dalam kantor dan disiapkan ruangan bagi 10 s.d 20 orang perwakilan dari massa aksi CPMI Korea. Dan justru tawaran dari Deputi tersebut ditolak oleh pihak yang ditemui oleh Bapak Gatot Hermawan,” ujar Benny
BACA JUGA : BP2MI Apresiasi Aksi Damai CPMI Program G to G Korea Selatan
“Perlu juga diluruskan lagi, bahwa seolah olah aksi CPMI Korea mengeruduk kantor BP2MI. Karena faktanya massa aksi hanya berkumpul di pinggir jalan di depan kantor BP2MI. Bahkan masuk ke halaman tidak sama sekali. Bahkan justru menolak untuk masuk ke dalam ketika ditawarkan oleh Deputi Penempatan Kawasan Asia-Afrika,”tambah Benny
“Penolakan ini justru membuat pihak BP2MI jadi bingung, karena sesungguhnya apa yang dimaksudkan dengan aksi tersebut jika bertemu dengan pihak BP2MI pun tidak dilakukan atau menolak untuk bertemu,”kata Benny
“Foto dan Video yang saya posting ini adalah fakta di mana Deputi Penempatan Kawasan Asia-Afrika BPMI, Bapak Gatot Hermawan turun menemui peserta aksi di luar halaman Gedung BP2MI,”
BACA JUGA : Tangkap Calo PMI,BP2MI Bersama Polda Jabar Selamatkan 36 CPMI
Benny Rhamdani juga menegaskan bahwa Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) segera mengirimkan surat ke perwakilan aksi termasuk PELBAKORI untuk diminta klarifikasi atas pembicaraan di gedung kemnaker pekan lalu.
“BP2MI juga akan segera mengirimkan surat ke perwakilan massa aksi (termasuk Pelbakori) untuk meminta klarifikasi atas beberapa pernyataannya saat bertemu dengan pihak Kemnaker, di mana dalam pertemuan tersebut ada beberapa penyampaian yang benar-benar keliru, bisa menyesatkan dan bisa berdampak hukum.(rekaman video pertemuan tsb sudah ada di pihak BP2MI),”tegas Benny
Ia juga mengucapkan terimakasih dan salut kepada seluruh peserta Aksi damai yang di lakukan CPMI Korea Selatan tersebut.
“Tentu saya secara umum, saya menyampaikan terima kasih dan salut kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasinya dengan cara-cara baik dan damai. Jauh dari horor dan hal-hal serem yang selama ini dihembuskan di media-media sosial,”tandas Benny (red)
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



