VOICE Indonesia
News

KJRI Perth Kenalkan Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
KJRI Perth Kenalkan Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian
KJRI Perth Kenalkan Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian

VOICEIndoneisa.co, Perth, Australia - KJRI Perth mengikuti kegiatan makan siang dan pengenalan produk setempat yang digelar oleh Food Innovation Precinct Western Australia (FIPWA) (10/02).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Anggota Parlemen dari Murray-Wellington, wakil dari Peel Development Commission, serta perwakilan dari berbagai lembaga bisnis seperti Australia China Business Council, Australia Indonesia Business Council, Australia Malaysia Business Chamber, Vietnam Business Council, dan Peel Chamber of Commerce and Industry, serta pemerintah Shire of Murray.

Dalam sambutannya, Konjen RI menyampaikan apresiasi atas perkembangan hubungan dan kerja sama bidang riset pertanian antara Indonesia dan Australia Barat yang komplementer dan saling melengkapi.

Ditekankan bahwa Australia Barat, dengan keunggulan teknologinya, dapat memberikan dukungan yang besar bagi pengembangan sektor pertanian Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia dengan sektor start-up yang berkembang menawarkan potensi kerja sama bagi pelaku usaha Australia Barat, tidak hanya di bidang pertanian, tetapi juga pada sektor agritourism.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempromosikan Food Innovation Precinct WA (FIPWA) sebagai pusat riset inovasi pertanian pertama di Australia Barat, sambil memanfaatkan momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2024.

FIPWA sendiri telah diresmikan pada Februari 2023 dengan fokus pada pengembangan sektor manufaktur makanan dan minuman yang kuat dan dinamis.

Dalam bidang pertanian, KJRI telah menginisiasi kerja sama bersama FIPWA sejak tahun 2022 dengan menggandeng SEAFAST IPB.

Kerja sama ini kemudian berkembang menjadi kerja sama regional dengan bergabungnya Selandia Baru dan Singapura dalam inisiatif yang direncanakan akan diresmikan pada 23 Februari 2024 mendatang.

Pentingnya pemahaman budaya dalam aktivitas bisnis antara Indonesia dan Australia Barat juga menjadi sorotan.

Hal ini menekankan bahwa kerja sama yang berkelanjutan tidak hanya memperhatikan aspek teknis, tetapi juga aspek kultural dan sosial.

Dengan adanya inisiatif kerja sama ini, diharapkan akan tercipta kemitraan yang kuat antara Indonesia dan Australia Barat dalam menghadapi tantangan global di bidang pertanian dan teknologi pangan.

Ringkasan AI

**Rangkuman Berita:** KJRI Perth mengikuti acara pengenalan produk dari Food Innovation Precinct Western Australia (FIPWA) bersama berbagai pemangku kepentingan bisnis regional. Konjen RI menekankan potensi kerja sama Indonesia-Australia Barat yang saling melengkapi, di mana teknologi Australia dapat mendukung pengembangan pertanian Indonesia, sementara sektor startup Indonesia menawarkan peluang di bidang agritourism. KJRI telah menginisiasi kerja sama sejak 2022 dengan melibatkan SEAFAST IPB, dan kini berkembang menjadi kolaborasi regional bersama Selandia Baru dan Singapura yang akan diresmikan 23 Februari 2024.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.