
Lima Pengungsi Etnis Rohingya Kabur dari Tempat Penampungan

VOICEIndonesia.co, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mencatat lima orang pengungsi etnis Rohingya yang selama ini ditampung sementara di Kompleks Kantor Bupati Aceh Barat, melarikan diri pada Rabu (10/4) lalu.
“Kelima etnis Rohingya ini diduga melarikan diri pada tengah malam,” kata Kepala Bidang Trantib Dinas Satpol PP WH Kabupaten Aceh Barat, Arsil yang dikonfirmasi di Meulaboh, Jumat (12/04/2024).
Ada pun etnis Rohingya yang melarikan diri tersebut adalah Anwar Khalek (13 tahun), Uddin Jossim (24 tahun), Amanullah Etadullah (34 tahun), Ullah Enaya (27 tahun, serta seorang perempuan bernama Begum Surya (23 tahun).
Arsil mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini belum bisa memastikan bagaimana kelima etnis Rohingya tersebut melarikan diri dari lokasi penampungan sementara.
Baca Juga: Mentan: Pemerintah Gencarkan Pompanisasi Atasi Dampak El Nino
Namun, pihaknya menduga para pengungsi tersebut melarikan diri dari belakang Kantor Bupati Aceh Barat pada tengah malam saat sebagian besar pengungsi telah tertidur.
Ia menyebutkan, dengan adanya lima orang pengungsi etnis Rohingya yang melarikan diri maka saat ini jumlah pengungsi yang berada di Kompleks Kantor Bupati Aceh Barat berjumlah 70 orang.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



