
180 WNI Sehari Datangi KBRI Phnom Penh Imbas Razia Penipuan Daring Pemerintah Vietnam

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Total hingga 5 Mei 2026, sebanyak 8.002 WNI telah meminta fasilitasi kepulangan ke KBRI Phnom Penh. Dari jumlah itu, baru 3.348 orang yang berhasil dipulangkan ke Indonesia. Kapasitas penampungan sementara yang dikelola KBRI kini sudah penuh, sejumlah WNI terpaksa masuk daftar tunggu.
Lonjakan ini terjadi seiring intensifnya razia Pemerintah Kamboja pasca perayaan Khmer New Year, termasuk menyasar Poipet, kota perbatasan yang selama ini dikenal sebagai titik konsentrasi WNI dalam jaringan scam.
Sebagian besar WNI yang datang mengaku tidak memegang paspor, overstay, dan tidak punya uang untuk membeli tiket pulang. Otoritas Kamboja sudah menyetujui penghapusan denda overstay bagi 4.677 WNI sebagai langkah mempercepat pemulangan, dilansir Antara, Rabu (6/5/2026).
KBRI mengimbau WNI yang sudah mengantongi persetujuan penghapusan denda dan dokumen perjalanan agar segera membeli tiket pulang sendiri, demi memberi ruang bagi WNI lain yang masih antre dalam proses administrasi. KBRI juga memperingatkan agar WNI yang sudah pulang tidak kembali lagi ke Kamboja dan masuk dalam jaringan yang sama.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



