
Diancam Hingga Mau di Bunuh,TKW Asal Karawang Minta Pertolongan Pulang

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Munah Handayani (26) Pekerja Migran Indonesia (PMI) Asal Kabupaten Karawang,Jawa barat ketakutan hingga Minta Pertolongan untuk pulang ke tanah air akibat dari ancaman majikan dan Agency di Arab Saudi.
Dari keterangan video yang berdurasi 1,38 detik yang di terima VOICEIndonesia.co pada rabu (4/1/2023).Munah mengaku bahwa ia di ancam oleh anak majikan dengan sebilah pisau,diduga anak majikan di tempat bekerjanya ada ganguan keterbelakangan mental.
"Hallo Assalammualaikum pak ,saya mohon bantuannya pak,saya di sini dapat majikan anaknya ideot,megang-megang pisau ,saya takut.saya minta pulang saya di marahin ,saya minta pulang ke kantor saya di marah-marahin karena saya belum satu bulan," kata munah dalam video tersebut.
Munah berharap pihak kantor Agency yang menempatkan di rumah majikan tersebut bisa membatu untuk di pulangkan ke kantor,namun ia mendapatkan perlakuan yang sama oleh pihak Agency.
"Kalau kamu minta pulang bukan majikan yang bunuh kamu tapi saya yang bunuh kamu ,saya di sini takut pak,saya takut di apapain,mohon saya minta bantuannya pak saya pengen pulang," ujar munah dalam kondisi ketakutan.
Didalam keterngan tersebut munah mengungkapkan bahwa kantor yang ia maksud adalah kantor Sarikah Nas,Dari hasil penelusuran diduga Munah di berangkatkan secara Unprosedural oleh oknum Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Sampai berita ini di tayangkan belum ada pihak yang bisa dimintai keterangan lebih lanjut.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



