
Lagi, Dua TKI Mengaku Disiksa Majikan di Arab Saudi

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Kabar Pilu kembali datang dari dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) inisial SR (28) dan SC (22) di Arab Saudi yang mengalami kekerasan oleh majikanya.
Kepada Jurnalis VOICEIndonesia.co dua PMI asal Karawang tersebut mengaku sudah berulang kali mendapatkan perlakuan buruk saat bekerja dan meminta bantuan agar bisa kembali ke tanah air.
Untuk melengkapi aduan mereka juga melampirkan data diri seperti paspor, visa dan dokumen yang mereka miliki. Kedua orang ini di duga PMI yang di tempatkan oleh oknum yang memiliki Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) secara Ilegal.
"Kalu begitu mah saya gak akan Khilaf dengan uang enam juta,lebih baik saya pilih keluarga ,anak-anak saya keurus semuanya keurus dibanding uang enam juta," kata SR dalam pesan suara melalui WhatsApp pada hari jum'at (10/11/2023)
SR Menjelaskan bahwa mereka di berangkatkan ke Riyadh Arab saudi pada bulan Mei 2022 lalu dengan tujuan bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) namun saat sebelum di berangkatkan mereka tidak dibekali dengan pelatihan bahasa Arab sehingga mereka ada keterbatasan dalam berkomunikasi.
"Mentang-mentang saya gak bisa bahasa ,jadi saya di caci maki,mentang-mentang saya gak bisa kerja cepat selalu di jorogin (dorong,red) selalu marah-marah saya mah gak bisa bahasa (bahasa Arab,red) kerja saya lamban tapi jangan begitu caranya saya manusia,saya pengen pulang pak saya takut pak ,tolongin saya ,bantu saya ingin pulang ke indonesi," tambah SR.
Berdasarkan pengankuan kedua PMI tersebut mereka di berangkatkan oleh P3MI PT.PBAS yang berkedudukan di wilayah Jakarta Timur.
Kepada kami, mereka berharap Pemerintah indonesia tergerak untuk membantu kepulangan ke Indonesia.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



