
Trump "Memaki" Netanyahu Via Telepon Setelah Israel Kembali Serang Lebanon

VOICEINDONESIA.CO, Washington Dc – Trump murka karena menilai respons militer Israel terhadap serangan Hizbullah dari Lebanon sebagai eskalasi yang tidak proporsional. Meski Trump mengakui meningkatnya serangan Hizbullah terhadap Israel dalam beberapa hari terakhir, ia tidak bisa menerima langkah Tel Aviv yang dinilai justru memperburuk situasi.
"Anda pasti sudah ada di penjara kalau bukan karena saya. Semua orang sekarang membenci Anda. Semua orang membenci Israel karena hal ini," kata Trump kepada Netanyahu, merujuk pada proses hukum pidana yang tengah membelit Netanyahu.
Sejumlah sumber kepada Axios juga mengungkapkan Trump menyebut Netanyahu dengan kata "gila" dan menggunakan umpatan saat membentak pemimpin Israel itu. Hubungan keduanya yang selama ini tampak akrab kini terang-terangan retak di hadapan publik.
Di sisi lain, situasi di kawasan kian rumit. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Teheran akan menghentikan negosiasi dengan AS dan mengambil tindakan terhadap Israel jika serangan ke Lebanon terus berlanjut.
Ketegangan ini terjadi di tengah proses gencatan senjata Lebanon dan Israel yang sudah disepakati namun kenyataannya Israel masih terus melancarkan serangan harian terhadap puluhan pemukiman di Lebanon selatan, memicu balasan militer dari Hizbullah yang tak kunjung berhenti.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga




DPR Cecar Pemerintah Soal Anggaran Pembangunan SPPG Senilai Rp1,97 Triliun
18 November 2025 pukul 21.32
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
