
Huawei Uji Coba Baterai Ponsel Berkapasitas Hingga 10.000 mAh

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Raksasa teknologi asal China, Huawei, dikabarkan tengah menguji baterai ponsel berkapasitas jumbo mulai dari 7.000 mAh hingga menembus 10.000 mAh. Langkah ini dinilai menjadi sinyal baru persaingan industri smartphone yang kini tak lagi hanya fokus pada performa chipset dan kamera, tetapi juga daya tahan baterai ekstrem.
Informasi tersebut muncul dari bocoran tipster Smart Pikachu di platform Weibo yang kemudian dikutip Huawei Central. Huawei disebut sedang mengembangkan teknologi sel baterai baru untuk lini ponsel flagship maupun kelas menengah.
Seri Huawei Mate 90 disebut-sebut menjadi salah satu kandidat pertama yang bakal mengusung baterai jumbo tersebut saat meluncur pada akhir 2026. Selain itu, Huawei juga dikabarkan menyiapkan perangkat dengan baterai 10.000 mAh untuk lini Enjoy Series generasi terbaru.
Jika terealisasi, kapasitas tersebut akan menjadi salah satu yang terbesar di industri smartphone modern. Sebagai perbandingan, mayoritas ponsel premium saat ini masih menggunakan baterai di kisaran 4.500 mAh hingga 6.000 mAh.
Huawei sebelumnya telah mulai memperkenalkan perangkat dengan kapasitas baterai besar, di antaranya Huawei Nova 16 dengan baterai 7.000 mAh serta seri Enjoy yang membawa kapasitas lebih dari 6.000 mAh.
Pengembangan ini juga menunjukkan tren baru industri ponsel global yang mulai beralih pada teknologi baterai berbasis silikon-karbon. Teknologi tersebut memungkinkan kapasitas lebih besar tanpa membuat dimensi perangkat menjadi terlalu tebal.
Meski demikian, hingga kini Huawei belum memberikan konfirmasi resmi terkait pengujian baterai 10.000 mAh tersebut.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



