VOICEINDONESIA.CO, Kendal – Pemerintah Desa Sendang Dawuhan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpadu (MIT) ke-22 Posko 163 UIN Walisongo Semarang menggelar aksi penanaman puluhan tunas kelapa di area tepi jalan persawahan Desa Sendang Dawuhan, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026).
Gerakan hijau berkelanjutan ini diinisiasi untuk memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pedesaan.
Penanaman dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sendang Dawuhan, Waryono.Lokasi di sepanjang tepi jalan yang berbatasan dengan hamparan sawah dipilih secara strategis agar pepohonan kelapa dapat berfungsi optimal sebagai peneduh jalan sekaligus penopang ekosistem sekitar.
Sebanyak 15 mahasiswa KKN terdiri dari 7 perempuan dan 8 laki-laki terjun langsung bergotong royong bersama perangkat desa dan warga setempat.
"Penanaman tunas kelapa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Pohon-pohon ini nantinya akan menyumbang oksigen untuk negara yang dimulai dari desa. semoga apa yang kita tanam hari ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan,” ujar Kepala Desa Sendang Dawuhan, Waryono.
Program ini menargetkan sebanyak 80 tunas kelapa untuk menghijaukan kawasan tersebut. Namun, pada pelaksanaan tahap pertama ini, baru sebagian bibit yang berhasil tertanam karena proses pengerjaan harus dihentikan sementara saat waktu Maghrib tiba. Penanaman sisa bibit akan dilanjutkan pada penjadwalan berikutnya hingga target 80 tunas kelapa terpenuhi.
Aksi gotong royong ini dirancang sebagai bentuk dedikasi jangka panjang yang bernilai historis bagi desa. Koordinator Desa (Kordes) KKN, Muhammad Khilmi Zakariya, menyampaikan bahwa ia percaya pohon yang ditanam hari ini akan tumbuh menjadi manfaat yang dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang.
“Pengabdian terbaik adalah pengabdian yang meninggalkan manfaat untuk terus tumbuh. alasan penanaman ini ialah dimana kami ingin menghadirkan warisan bagi desa untuk puluhan tahun ke depan. Dan semoga setiap pohon yang tumbuh menjadi simbol kepedulian,” ujar Khilmi.
Tim mahasiswa KKN turut menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari pemerintah desa serta masyarakat sepanjang kegiatan berlangsung.
“Kami dari KKN MIT-22 ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi terutama bapak kepala desa yang telah berkontribusi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi pengalaman bermakna dan membawa dampak positif bagi semuanya,” tutup perwakilan tim KKN.(nan/red)


















