
Massa Bertutup Muka Bawa Molotov Rusak Bandung saat May Day

VOICEINDONESIA.CO, Bandung – May Day di Bandung ternodai aksi brutal sekelompok orang tak dikenal. Berpakaian serba hitam dan bertutup muka, mereka menyusup ke tengah peringatan Hari Buruh dan mulai menebar teror dengan membakar serta merusak fasilitas umum.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan memastikan kelompok itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan aksi buruh maupun mahasiswa yang sebelumnya sudah berlangsung tertib dan bubar sekitar pukul 17.00 WIB.
"Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka membawa molotov dan merusak fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran," tegas Rudi di Kota Bandung, Jumat (1/5/2026).
Sasaran perusakan meliputi banner, lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron, hingga pos polisi di kawasan Tamansari, Kota Bandung. Tak berhenti di situ, kelompok tersebut bahkan sempat merazia para pengguna jalan sehingga menimbulkan kepanikan di masyarakat.
Polda Jabar telah mengamankan sejumlah pelaku dan menegaskan kasus ini akan diproses secara hukum. Rudi menyebut Kodam III Siliwangi dan pemerintah daerah turut turun langsung ke lapangan untuk memulihkan keamanan.
"Bahaya sekali apa yang dilakukan mereka ini sampai merazia masyarakat pengguna jalan. Jelas, ini kelompok kriminal," pungkas Rudi.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


