VOICE Indonesia
Buruh

Waduh, Hampir 60 Ribu Pengangguran Ada di Jakarta Selatan

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Waduh, Hampir 60 Ribu Pengangguran Ada di Jakarta Selatan
Waduh, Hampir 60 Ribu Pengangguran Ada di Jakarta Selatan
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik Jakarta Selatan mencatat angka pengangguran yang cukup tinggi di wilayahnya. Sejak 2024, terdapat 59.725 pengangguran terbuka yang memerlukan peningkatan kemampuan dan perluasan lapangan kerja. Kepala BPS Kota Jakarta Selatan Akhmad Fikri mengungkapkan data tersebut diperoleh dari Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2024. Penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 1,09 juta orang dari total penduduk usia 15 tahun ke atas yang mencapai 1,77 juta orang. Berdasarkan status pekerjaan utama, mayoritas penduduk bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai dengan jumlah 64.984 orang. Sementara penduduk yang bekerja dengan status berusaha sendiri tercatat sebanyak 24.931 orang. "Jumlah pengangguran terbuka mencapai 59.725 orang," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/2/2026). BPS Jakarta Selatan mencatat jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas pada 2024 mencapai 1,77 juta orang, dengan 1,14 juta orang di antaranya masuk dalam kategori angkatan kerja. Kesenjangan partisipasi kerja berdasarkan jenis kelamin juga masih terlihat jelas.

Baca Juga : Mahasiswa Keperawatan Sulteng Disiapkan untuk Kerja di Luar Negeri Jumlah penduduk laki-laki yang bekerja masih lebih tinggi dibandingkan perempuan, terutama pada sektor formal. Kondisi ini menunjukkan masih adanya tantangan dalam menciptakan kesetaraan kesempatan kerja di wilayah Jakarta Selatan. Sementara itu, BPS DKI Jakarta mencatat jumlah pengangguran di Jakarta mencapai 349 ribu orang pada November 2025 atau meningkat dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 330 ribu orang. Jumlah penduduk yang bekerja pada November 2025 mencapai 5,18 juta orang atau meningkat sekitar 48,6 ribu orang. Namun yang menjadi catatan, jumlah pekerja paruh waktu meningkat sekitar 70 ribu orang menjadi 754 ribu orang, dan setengah pengangguran bertambah sekitar 40 ribu orang menjadi 205 ribu orang. Sedangkan jumlah pekerja penuh tercatat sebanyak 4,22 juta orang atau menurun sekitar 61 ribu orang. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : PR Sistemik: Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Harus Direformasi Total

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#BPS Jaksel#Pengangguran#warga jaksel
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.