VOICE Indonesia
Daerah

Sebabkan Keracunan, Delapan SPPG di Tulungangung Dihentikan

Afifah - VOICEIndonesia.co
Sebabkan Keracunan, Delapan SPPG di Tulungangung Dihentikan
Sebabkan Keracunan, Delapan SPPG di Tulungangung Dihentikan

VOICEINDONESIA.CO, Tulungagung Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara (suspend) operasional delapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Langkah tegas ini diambil setelah ditemukan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk adanya dugaan kasus keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari total 116 dapur SPPG di wilayah tersebut, delapan di antaranya dinyatakan tidak layak beroperasi.

Baca Juga: Nadiem Kembali Jalani Sidang Kasus Korupsi Chromebook Usai 4 Kali Operasi 

Rinciannya meliputi empat dapur terkait kasus dugaan keracunan, tiga dapur dengan fasilitas tidak memadai, dan satu dapur yang tidak memiliki pengawas gizi.

“Penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari penanganan dan evaluasi terhadap dugaan pelanggaran, termasuk kasus dugaan keracunan makanan dan ketidaksiapan fasilitas,” ujar Koordinator BGN Wilayah Tulungagung, Sebrina Mahardika, Minggu (29/3/2026).

Terkait empat dapur yang diduga memicu keracunan, BGN telah menyerahkan hasil uji laboratorium sampel makanan ke kantor pusat untuk dianalisis lebih lanjut.

Baca Juga: Prabowo Harus Turun Tangan Lobi Iran untuk Izinkan Kapal Pertamina Melintas Selat Hormuz 

Hingga saat ini, pihak BGN masih menunggu hasil resmi sebelum memberikan keterangan mendalam kepada publik.

Selama masa penangguhan, delapan dapur tersebut diwajibkan melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan sarana prasarana sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan setempat.

Selain masalah fasilitas, BGN juga menyoroti kualitas distribusi menu MBG selama bulan Ramadhan yang sempat memicu keluhan dari masyarakat.

“Kejadian sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas menu, sarana prasarana, dan sumber daya manusia ke depan,” tambah Sebrina.

BGN menegaskan bahwa fokus kerja tahun 2026 telah bergeser dari perluasan kuantitas pada tahun sebelumnya menjadi peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Prabowo Harus Turun Tangan Lobi Iran untuk Izinkan Kapal Pertamina Melintas Selat Hormuz Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#BGN#Keracunan#MBG#SPPG
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.