
Gaji Guru Honorer di Jabar Masih Tertahan, Ini Biang Keroknya

Baca Juga: Uang Beredar Tumbuh 9,7%, Sinyal Ekonomi RI Kian Bergairah "Uangnya ada, sudah teralokasikan, tetapi kan ada edaran Menteri PANRB yang menyatakan kita tidak boleh membayarkan gaji pegawai honorer. Nanti kalau dibayarkan ada penyimpangan keuangan," ujar Dedi di Bandung, Jumat (24/4/2026). Kebuntuan administratif ini berdampak langsung pada 3.823 tenaga pendidik dan staf tata usaha di berbagai wilayah Jawa Barat. Dedi, yang akrab disapa KDM, menekankan bahwa operasional sekolah di lapangan masih sangat bergantung pada peran tenaga non-ASN tersebut, sehingga penghentian pembayaran gaji dinilai akan mengganggu sektor pendidikan. Baca Juga: 69 Siswa Keracunan MBG, Pemkot Kediri Tutup SPPG Usai Temuan Bakteri E. Coli "Tenaga guru honorer, termasuk pegawai yang bekerja di bagian administrasi dan tata usaha serta tenaga kebersihan, masih sangat dibutuhkan," tegasnya. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, ribuan tenaga kerja tersebut kini berada dalam ketidakpastian akibat larangan mempekerjakan honorer yang termaktub dalam aturan terbaru. Melalui pertemuan dengan Menteri PANRB mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap mendapatkan solusi teknis atau diskresi khusus sehingga hak-hak para pekerja dapat dipenuhi tanpa melanggar ketentuan hukum yang berlaku. (af/hi) Pilihan Redaksi: Hilangnya Paspor Siti: Modus Baru Sindikat TPPO?
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



