VOICE Indonesia
Daerah

Operasikan SPPG di Papua, BGN Prioritaskan Wilayah 3T

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: M. Rizki2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Aktivitas penyediaan makanan bergizi dalam program MBG sebagai bagian dari percepatan pembangunan dapur pelayanan gizi di berbagai daerah 3T di Indonesia.
Ilustrasi SPPG(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Papua – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengoperasikan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Papua guna memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Direktur Penyediaan dan Penyaluran BGN Wilayah II Nurjaeni menyampaikan bahwa dari total 13 SPPG yang diluncurkan, sebanyak 10 unit berada di area 3T dan tiga unit lainnya berada di wilayah non-3T.

Langkah ini diawali dengan peresmian salah satu SPPG di Kabupaten Jayapura pada Jumat lalu.

“Untuk Provinsi Papua ada 13 SPPG yang resmi diluncurkan hari ini dan sebanyak 10 berada di wilayah 3T dan tiga lainnya di wilayah non-3T,” kata Nurjaeni di Jayapura, Minggu (4/10/2026).

Nurjaeni mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Papua, Pemkab Jayapura, dan Pemkot Jayapura dalam pembangunan infrastruktur gizi tersebut. Meski demikian, ia mengakui adanya kendala teknis dan hukum pada beberapa unit yang sempat menghambat operasional.

"Memang ada sejumlah SPPG yang sebelumnya telah dipersiapkan namun mengalami keterlambatan operasional akibat berbagai kendala, termasuk persoalan hukum sehingga hal tersebut terus dilakukan perbaikan," ujarnya.

Secara keseluruhan di tanah Papua, BGN menyiapkan total 36 SPPG untuk menopang program MBG. Seiring dengan peluasan tersebut, BGN juga memperketat pengawasan dan evaluasi standar kelayakan dapur umum usai merebaknya beberapa insiden keracunan makanan.

"Dan ke depan kami juga terus memperketat pengawasan terhadap kelayakan SPPG sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program, terutama setelah terjadi sejumlah kasus keracunan makanan," tegas Nurjaeni.

Sebagai langkah penegakan standar, BGN telah mengambil tindakan tegas terhadap unit-unit bermasalah. Di Papua sendiri, empat SPPG telah ditutup secara permanen.

"Sementara SPPG yang mengalami kejadian menonjol atau insiden serius akan ditutup sementara untuk dilakukan perbaikan dan baru dapat kembali beroperasi setelah dinyatakan layak oleh dinas kesehatan," lanjutnya. (af)

Ringkasan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meng

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Imigrasi Tangerang Didesak Perketat Pengawasan WNAImigrasi

Imigrasi Tangerang Didesak Perketat Pengawasan WNA

Afifah· 04 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.