VOICE Indonesia
Daerah

Pelanggan KAI Daop 8 Surabaya Naik 7,9 Persen

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi3 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1000027765
Suasana di ruang tunggu Stasiun Surabaya Gubeng(Foto: Dok.Farhan Sunday/VOICEINDONESIA)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Moda transportasi kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas yang nyaman, efisien, dan berkelanjutan. Hingga September 2026, jumlah pelanggan KAI Daop 8 Surabaya mencapai 9.789.933 orang atau naik 7,9 persen dibandingkan periode yang sama 2025.

Pada periode Januari hingga September 2025, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 9.073.675 orang. Kenaikan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pertumbuhan pelanggan menjadi indikator positif terhadap semakin kuatnya peran kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat. “Pertumbuhan pelanggan sebesar 7,9 persen hingga Triwulan III 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai pilihan perjalanan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik,” ujar Mahendro.

Dari total pelanggan tersebut, sebanyak 4.872.941 orang tercatat naik dan 4.916.992 orang turun di stasiun wilayah KAI Daop 8 Surabaya. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di Jawa Timur, dengan Surabaya menjadi salah satu simpul utama perjalanan.

Stasiun Surabaya Gubeng menjadi salah satu pusat pergerakan pelanggan dengan 2.942.063 orang. Jumlah itu terdiri atas 1.465.808 pelanggan naik dan 1.476.255 pelanggan turun.

Stasiun Surabaya pasar turi mencatat 2.789.978 pelanggan, dengan 1.411.851 pelanggan naik dan 1.378.127 pelanggan turun. Sementara itu, Stasiun Malang melayani 1.668.821 pelanggan, terdiri atas 814.918 pelanggan naik dan 853.903 pelanggan turun.

Ketiga stasiun tersebut menunjukkan tingginya peran kereta api dalam menghubungkan pusat aktivitas masyarakat di Jawa Timur. Pergerakan tersebut mencakup kebutuhan pekerjaan, pendidikan, pariwisata, serta aktivitas sosial dan ekonomi.

Dari sisi kelas layanan, kereta ekonomi menjadi pilihan terbanyak pelanggan. Sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat 6.254.433 pelanggan menggunakan layanan kereta kelas ekonomi.

Jumlah tersebut terdiri atas 3.123.863 pelanggan naik dan 3.130.570 pelanggan turun. Dominasi kelas ekonomi menunjukkan kereta api mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat dari berbagai kalangan dengan layanan nyaman dan harga kompetitif.

“Setiap pelanggan memiliki kebutuhan perjalanan yang berbeda. Karena itu, peningkatan jumlah pelanggan harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan. Kami ingin masyarakat memilih kereta api karena merasakan kemudahan dan kenyamanan sejak di stasiun hingga tiba di tujuan,” ujar Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya akan terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat konektivitas perjalanan. Langkah tersebut dilakukan agar kereta api semakin relevan sebagai pilihan mobilitas masyarakat.

“Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap semakin banyak masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan perjalanan untuk mobilitas yang aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Mahendro.(fsm)

Ringkasan AI

Jumlah pelanggan KAI Daop 8 Surabaya pada Januari

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kepala BP3MI NTT: Kerja ke Luar Negeri Harus Lewat Jalur ResmiPekerja Migran Indonesia

Kepala BP3MI NTT: Kerja ke Luar Negeri Harus Lewat Jalur Resmi

S Nurafifa· 07 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.