VOICE Indonesia
Daerah

PU Kebut Bangun Sabo Dam Antisipasi Bencana Susulan di Sumatera

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
PU Kebut Bangun Sabo Dam Antisipasi Bencana Susulan di Sumatera
PU Kebut Bangun Sabo Dam Antisipasi Bencana Susulan di Sumatera
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Pemerintah mempercepat langkah antisipasi bencana susulan di Sumatera dengan fokus pada pengendalian sedimen dan perlindungan kawasan hilir yang masih berisiko terdampak material dari hulu. Kementerian Pekerjaan Umum mulai mengerjakan pembangunan sabo dam lebih awal untuk menahan kayu dan sedimen agar tidak kembali turun ke wilayah permukiman dan jalur distribusi. “Saya lihat di jalan nasional ke arah Gayo Luwes masih banyak kayu. Saya takut ini akan turun lagi ke Tamiang,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya pada Minggu (19/4/2026). Langkah percepatan ini dilakukan meskipun pekerjaan tersebut belum dijadwalkan, sebagai respons terhadap kondisi lapangan yang dinilai masih rawan. Di sisi lain, pemulihan infrastruktur utama mulai menunjukkan hasil, dengan jaringan jalan dan jembatan nasional telah kembali mendukung mobilitas dan distribusi logistik. Dari total ratusan ruas terdampak, seluruh jalan dan jembatan nasional dilaporkan telah berfungsi kembali, sementara perbaikan di tingkat daerah terus dikebut.

Baca Juga : Korban Bencana Sumatera Dapat Keringanan Kredit UMKM Selama 3 Tahun “Kalau jalan dan jembatan nasional tidak ada masalah. Memang ada longsor, tapi dalam hitungan kurang dari 24 jam sudah bisa kita bereskan,” kata Dody. Namun, kondisi di Aceh masih menjadi perhatian karena tingginya curah hujan dan timbunan lumpur yang memperlambat proses pembersihan. Pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan BMKG untuk modifikasi cuaca serta mengoptimalkan program padat karya guna mempercepat pembersihan permukiman terdampak. Selain itu, pemulihan layanan dasar seperti air minum dan irigasi terus dilakukan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan sektor pertanian. Pemantauan lapangan dilakukan hingga ke wilayah pelosok guna memastikan kebutuhan darurat, termasuk jembatan sementara, dapat segera dipenuhi dan tidak mengganggu distribusi logistik. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Sikap Pasif Pengawas: TKA Merajalela, TKI Tergusur di Negeri Sendiri

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Bencana susulan di Sumatera#menteri PU Dody#pembangunan sabo dam
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.