VOICEINDONESIA.CO, Pasuruan – Ratusan warga Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, mendatangi Mapolsek Prigen pada Jumat (2/10) malam. Kedatangan massa tersebut bertujuan mempertanyakan keberadaan seorang pelajar berinisial MIA yang dilaporkan hilang misterius sejak Kamis (1/10).
MIA sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk menghadiri latihan bola voli. Dalam komunikasi terakhir via telepon, MIA mengaku sedang mengantar saudaranya berinisial WYD. Namun, setelah percakapan tersebut, keberadaan MIA tidak lagi diketahui dan sepeda motor yang dikendarainya diduga telah dipindahtangankan atau digadaikan.
Merasa janggal, pihak keluarga bersama warga menangkap WYD untuk diserahkan ke Mapolsek Prigen guna menjalani pemeriksaan kepolisian. Kedatangan ratusan warga ke markas kepolisian malam itu dipicu rasa penasaran dan keprihatinan atas nasib korban yang belum ditemukan.
“Kedatangan kami ke Polsek Prigen untuk menuntut kejelasan keberadaan korban. Hingga malam ini, korban belum juga ditemukan,” ujar Yudi, salah seorang warga yang berada di lokasi.
Kapolsek Prigen, AKP Mulyono, membenarkan bahwa terduga pelaku WYD telah diamankan. Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan mempercepat proses hukum, penanganan kasus kini dialihkan ke tingkat Polres.
“Terduga pelaku WYD saat ini sudah kami amankan dan dilimpahkan ke Mapolres Pasuruan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” terang Mulyono saat dikonfirmasi.
Mulyono menambahkan, penyidik Satreskrim Polres Pasuruan tengah mendalami keterangan WYD serta menelusuri alur pemindahtanganan sepeda motor milik korban.
“Proses penyelidikan terus berjalan intensif. Kami mendalami seluruh keterangan, baik dari pihak keluarga maupun terduga pelaku, agar kasus hilangnya korban ini segera menemukan titik terang,” pungkasnya.(joe)



























