VOICE Indonesia
Ekonomi

Koperasi Merah Putih Buka Akses Pinjaman Bagi Masyarakat

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Koperasi Merah Putih Buka Akses Pinjaman Bagi Masyarakat
Koperasi Merah Putih Buka Akses Pinjaman Bagi Masyarakat
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengajak koperasi desa/kelurahan merah putih untuk memanfaatkan fasilitas pendanaan pinjaman dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir. Farida menyampaikan hal tersebut saat meninjau progres pembangunan Kopdes Merah Putih Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai pada Jumat (30/1/2026). Dia menekankan akses pendanaan LPDB dapat membantu koperasi desa mengembangkan usaha produktif khususnya sektor pertanian. Farida mendorong koperasi desa dapat memanfaatkan pendanaan untuk membeli alat penggilingan padi. Dengan demikian, komoditas hasil pertanian dapat dikelola secara mandiri dan memberi nilai tambah bagi warga. "Sebelum mengajukan permohonan pendanaan, setiap koperasi harus terdaftar pada Sistem Informasi Kopdes Merah Putih (Simkopdes)," ujar Farida pada Sabtu (31/1/2026). Gerai Kopdes Merah Putih Mangga Dua dibangun di atas lahan seluas 20x30 meter dengan progres fisik mencapai 98 persen. Pembangunan ditargetkan selesai pada pekan kedua Februari 2026. Baca Juga : Pemerintah Targetkan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Rampung Akhir 2026 Salah satu produk prioritas yang akan dikembangkan oleh Kopdes Merah Putih Desa Mangga Dua adalah komoditas hasil pertanian termasuk padi. Oleh karena itu, pengadaan alat penggilingan padi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian warga. Pemerintah menargetkan tahap pertama operasionalisasi 27 ribu kopdes merah putih pada April 2026. Target ini akan diperluas secara bertahap hingga mencapai 80 ribu koperasi pada akhir tahun untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia. Saat ini, pembangunan fisik koperasi masih berlangsung dengan menyiapkan tujuh gerai wajib. Gerai tersebut yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin atau cold storage, serta sarana logistik. Pembangunan infrastruktur lengkap ini diharapkan dapat menjadikan kopdes merah putih sebagai pusat kegiatan ekonomi di tingkat desa. Dengan fasilitas lengkap, koperasi diharapkan mampu melayani berbagai kebutuhan masyarakat secara mandiri. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Imigrasi: Garda Terdepan Penjaga Pintu Gerbang dalam Pencegahan PMI Non Prosedural dan TPPO Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#akses pinjaman#Koperasi#wamenkop
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.