VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co
VOICE Indonesia7 Tahun VOICEIndonesia.co

7 Tahun VOICEIndonesia.co — bagikan kritik, saran, apresiasi, atau ucapan Anda!

Kirim Pesan
Ekonomi

Pemerintah Bakal Impor Minyak Rusia untuk Jangka Panjang

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Skema impor minyak mentah dari Rusia ternyata mengalami perubahan jalur signifikan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pengadaan minyak dari Rusia kini bukan lagi dilakukan Pertamina, melainkan langsung oleh negara lewat Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

Bahlil mengungkap tahap pertama impor sudah tiba di Indonesia, sementara tahap kedua saat ini masih berjalan, dan pemerintah tengah menyiapkan kontrak jangka panjang untuk memastikan pasokan berkelanjutan ke depan.

"Tahap pertama sudah tiba. Tahap kedua lagi berjalan. Nanti kami bikin kontrak jangka panjang," ujar Bahlil saat dijumpai di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan begitu minyak mentah tiba lewat jalur negara, proses distribusinya ke masyarakat sepenuhnya menjadi urusan domestik yang tidak bisa diintervensi oleh pihak mana pun, termasuk negara lain.

"Negara enggak boleh diintervensi oleh negara lain. Ini negara. Negara kita ini menganut asas bebas aktif," ucap Bahlil.

Bahlil menegaskan Indonesia tidak pernah mendikte kebijakan energi negara lain, sehingga menuntut hal serupa berlaku sebaliknya, tidak ada pihak asing yang berhak mendikte pemenuhan kebutuhan energi nasional Indonesia.

Ia menyebut independensi negara dalam urusan energi ini menjadi prinsip yang harus terus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga kepentingan nasional.

Di tengah kebutuhan minyak yang terus meningkat, Bahlil menegaskan dirinya berkepentingan menjaga stok cadangan bahan bakar minyak dalam negeri tetap aman, sehingga sumber impor dari negara mana pun akan tetap ditempuh selama tidak melanggar aturan yang berlaku.

Perubahan skema ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 tentang Pengadaan Minyak Bumi, Bahan Bakar Minyak, dan Liquified Petroleum Gas untuk Ketahanan Energi Nasional, yang menjadi dasar Bahlil memerintahkan Lemigas mengambil alih proses impor minyak dari Rusia.

Bahlil menyebut pengalihan kewenangan impor ke Lemigas ini bertujuan memangkas mata rantai proses impor yang selama ini berlaku, sekaligus membuka ruang bagi transaksi langsung antarpemerintah atau government to government dalam pengadaan komoditas energi ke depan.

Ringkasan AI

Pemerintah mengalihkan impor minyak mentah dari Rusia dari Pertamina ke Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk efisiensi dan memastikan pasokan jangka panjang. Tahap pertama impor sudah tiba, dan kontrak jangka panjang tengah disiapkan agar distribusi minyak di dalam negeri bebas dari intervensi asing.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Menteri P2MI : Program Asta Mandala SMK Go Global Gagal Jika Hanya Sedikit Lulusannya Dapat PekerjaanPekerja Migran Indonesia

Menteri P2MI : Program Asta Mandala SMK Go Global Gagal Jika Hanya Sedikit Lulusannya Dapat Pekerjaan

S Nurafifa· 05 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.