VOICE Indonesia
Ekonomi

Di Tengah Ancaman Harga Minyak Global, Pemerintah Yakin Ekonomi RI Tumbuh di Awal 2026

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Di Tengah Ancaman Harga Minyak Global, Pemerintah Yakin Ekonomi RI Tumbuh di Awal 2026
Di Tengah Ancaman Harga Minyak Global, Pemerintah Yakin Ekonomi RI Tumbuh di Awal 2026
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi gejolak harga minyak global. Hal ini disampaikan saat menggelar open house Idulfitri 2026 di kediamannya, Jakarta pada Sabtu (21/3/2026). Airlangga menekankan meski momentum Lebaran menjadi peluang mendorong aktivitas ekonomi, Indonesia harus tetap waspada menghadapi dinamika harga energi global. Ia mengajak seluruh pihak bersama-sama mengantisipasi dampak krisis minyak yang dapat mempengaruhi perekonomian. "Kita berharap kita bersama-sama menghadapi gejolak krisis minyak ke depan," tuturnya. Meski mengingatkan ancaman krisis, Airlangga optimistis berbagai program pemerintah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5 persen di kuartal pertama 2026. Program stimulus meliputi pemberian diskon transportasi, kebijakan work from anywhere (WFA), serta bantuan sosial yang diharapkan meningkatkan mobilitas dan konsumsi masyarakat. Pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp900 miliar untuk program insentif transportasi. Program mencakup diskon tiket kereta api dan angkutan laut hingga 30 persen, pembebasan tarif jasa penyeberangan, serta potongan harga tiket pesawat pada kisaran 17–18 persen. "Dan kita berharap bahwa dengan momentum kemenangan ini kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 5,5 persen," ucapnya.

Baca Juga : 1,7 Ton Minyak Tanah Subsidi dari NTT Mau Dijual Rp13 Ribu Per Liter di NTB Selain insentif transportasi, pemerintah menyalurkan bantuan pangan kepada lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat. Bantuan berupa paket kebutuhan pokok antara lain beras dan minyak goreng disalurkan untuk periode dua bulan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat. Airlangga berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan mobilitas dan konsumsi masyarakat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Kebijakan WFA juga diharapkan memperkuat pergerakan wisatawan selama periode libur Lebaran. "Pemerintah membuat banyak program, termasuk diskon, kemudian mendorong mobilitas melalui work from anywhere," katanya. Airlangga menegaskan makna kemenangan Idul Fitri setelah berpuasa 30 hari juga berkaitan dengan pemulihan ekonomi. Berbagai program bantuan pangan dan bantuan sosial menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong aktivitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#ancaman harga minyak#Ekonomi#Menko bidang perekonomian
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.