
Sejumlah Harga Bahan Pangan di Surabaya Melonjak Pascalibur Panjang Idul Adha

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Harga komoditas bahan pangan di Kota Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di Pasar Soponyono Rungkut beberapa hari mengalami kenaikan harga pasca periode libur panjang sejak 27 Mei atau pelaksanaan Iduladha 1447 H hingga hari ini. Kenaikan yang paling dirasakan pedagang salah satunya bawang merah.
Salah satu pedagang di Pasar Soponyono, Warsih mengatakan harga bawang yang sebelumnya Rp. 55.000 per kg, saat ini naik menjadi Rp. 60.000 per kg. “Yang naik sekarang bawang merah, naik 5000 dari sebelumnya, apalagi pas lebaran kemarin malah lebih tinggi,” ujar Warsih.
Selain bawang, komoditas lainnya yang mengalami kenaikan seperti kubis, wortel, kentang dengan selisih kenaikan rata-rata Rp2000-5000 dari harga biasanya.
“Lainnya yang lagi naik sekarang ini kubis, wortel, kentang, tomat, tapi naiknya tidak signifikan, sekitar Rp2.000 sampai Rp5.000,” ucapnya.
Meski beberapa mengalami kenaikan, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga seperti cabai besar dari Rp85.000 menjadi Rp65.000 per kilo. Lalu bawang putih dari Rp30.000 menjadi Rp28.000. Untuk komoditas lainnya diakui masih stabil.
Akibat kenaikan tersebut dirinya juga sempat mengeluhkan potensi penjualan pasca libur panjang ini sedikit menurun, sehingga harapannya harga komoditas bisa stabil kembali.
“Agak pusing juga ini mas, dari jam enam pagi tadi buka tidak seberapa ramai yang beli, semoga segera stabil sih,” ujarnya berharap.
Untuk penyebab perubahan harga di beberapa komoditas, dirinya menduga diakibatkan oleh beberapa faktor yakni harga yang sudah ditetapkan oleh distributor dan juga faktor cuaca yang tidak menentu.
“Penyebab pastinya kurang tahu sih mas, kira-kira ya harga dari tengkulak memang segitu atau faktor cuaca yang tidak menentu ini,” ucapnya.
Meski terdapat fluktuasi harga di beberapa komoditas, pantauan di Pasar Soponyono Rungkut tetap terlihat ramai oleh pengunjung. Keramaian tersebut sudah dapat terlihat dari kapasitas parkir pasar yang sudah penuh sejak pagi hari.(fsm)
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



