Ekonom Yakin Rupiah Bisa Kembali Menguat, Ini Penjelasannya
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Di tengah rupiah yang masih tertekan di level Rp17.800 per dolar AS, ada secercah harapan dari kalangan ekonom. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian meyakini rupiah punya ruang penguatan yang cukup besar, asalkan bauran kebijakan fiskal dan moneter berjalan sinkron dan seimbang.
Fakhrul memperkirakan rupiah bisa kembali menguat ke kisaran Rp16.800 hingga Rp17.000 per dolar AS jika koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia solid. Ia menilai level rupiah saat ini tidak mencerminkan kapasitas ekonomi Indonesia yang sesungguhnya.
"Level rupiah saat ini menurut saya terlalu lemah dibanding kapasitas ekonomi Indonesia sebenarnya," kata Fakhrul di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Fakhrul menegaskan beban stabilisasi rupiah tidak bisa ditanggung BI sendirian. Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter menjadi kunci, karena pengetatan dari sisi moneter tidak akan efektif jika langkah fiskal dan komunikasi kebijakan pemerintah belum searah.
"Kalau BI sudah mengetatkan kebijakan, tetapi fiscal stance dan komunikasi kebijakan belum sinkron, maka tekanan terhadap rupiah tetap besar," kata dia.
BI sebelumnya menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin ke level 5,25 persen. Langkah ini dinilai Fakhrul penting untuk memulihkan kredibilitas bank sentral dan menjaga kepercayaan pasar terhadap komitmen BI dalam menjaga stabilitas rupiah dan inflasi jangka menengah.
Fakhrul juga menyebut BI mulai kembali ke pendekatan pre-emptive dan front loading seperti yang pernah diterapkan pada era 2018, sebuah sinyal positif yang diharapkan bisa meredam tekanan terhadap nilai tukar dalam waktu dekat.
Pilihan Redaksi
NasionalProgram 3 Juta Rumah Mulai Bergerak, 129.000 Hektare Lahan Disiapkan
Pemerintah terus mengakselerasi Program 3 Juta Rumah. Dua langkah besar sekaligus disiapkan: digitalisasi penuh program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan penyiapan lahan skala besar dari Kementerian ATR/BPN untuk pembangunan rumah susun dan kota satelit.
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.


















