Ekonomi

Purbaya Sebut Pelemahan Rupiah Sebagai Anomali

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co27 Mei 2026 pukul 12.36 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait kebijakan insentif industri dalam kegiatan resmi Kementerian Keuangan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait kebijakan insentif industri dalam kegiatan resmi Kementerian Keuangan.
Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Peta
Panduan Kota & Daerah

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Nilai tukar rupiah kian tertekan hingga menyentuh level Rp17.830 per dolar AS pada Rabu (27/5/2026), melemah 0,20 persen. Di tengah gejolak ini, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi tersebut tidak mencerminkan buruknya fundamental ekonomi Indonesia.

Ia menyebut pelemahan ini sebagai anomali. Menurutnya, lazimnya rupiah baru tertekan ketika fundamental ekonomi terganggu, namun saat ini kondisi ekonomi domestik dinilai masih cukup solid.

Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Peta
Referensi Geografis

Pemerintah mengklaim sudah mengantisipasi berbagai skenario ekstrem jauh sebelum pelemahan ini terjadi. Simulasi bahkan sudah dilakukan hingga skenario harga minyak dunia menyentuh 100 dolar AS per barel, termasuk memperhitungkan dampaknya terhadap kurs rupiah.

"Pada waktu simulasi (minyak global) 100 dolar per barel itu, asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan. Jadi enggak ada masalah, saya enggak harus hitung ulang APBN-nya," tegas Purbaya.

Di sisi lain, pemerintah bergerak aktif menstabilkan pasar obligasi melalui skema pembelian kembali atau buyback surat utang negara. Langkah ini bertujuan menahan kenaikan imbal hasil (yield) agar kepercayaan investor asing terhadap aset domestik tetap terjaga.

"Walaupun rupiah melemahkan bond, yield-nya turun. Karena aksi dari pemerintah, aksi dari teman-teman kita di bendahara, untuk sedikit membeli (buyback), supaya yield-nya agak terkendali," kata Purbaya.

Purbaya menyebut sudah ada sinyal masuknya modal asing ke pasar obligasi domestik, yang menjadi indikator positif di tengah tekanan kurs. Pemerintah juga disebut tengah menyiapkan langkah lanjutan yang diklaim bakal mendongkrak rupiah secara signifikan dalam waktu dekat.

Pilihan Redaksi

Ratusan Instansi Pemerintah Diawasi Terkait Isu Pelanggran HAMNasional

Ratusan Instansi Pemerintah Diawasi Terkait Isu Pelanggran HAM

Sintia Nur Afifah·27 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Ekonomi

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Ekonomi

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->