VOICE Indonesia
Ekonomi

Paket Stimulus Ekonomi Senilai Rp26,34 Triliun Digelontorkan, Ini Rinciannya

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Ilustrasi suasana pemutusan hubungan kerja dengan menampilkan surat PHK dan kotak berisi perlengkapan kerja milik karyawan.
Ilustrasi suasana pemutusan hubungan kerja dengan menampilkan surat PHK dan kotak berisi perlengkapan kerja milik karyawan.

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pemerintah menggelontorkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun untuk semester II 2026, mencakup insentif transportasi, program magang dan vokasi, hingga bantuan pangan bagi puluhan juta warga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merinci pembagian anggaran stimulus tersebut dalam konferensi pers di Jakarta.

"Jadi total stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester II ini nilainya sekitar Rp26,34 triliun. Stimulus insentif transportasi sekitar Rp2,04 triliun anggaran, magang dan vokasi sekitar Rp6,26 triliun, dan bantuan pangan sebesar Rp18,04 triliun," kata Airlangga pada Senin (22/6/2026).

Dari sisi transportasi, pemerintah memberikan diskon tiket kereta api 30 persen pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026 untuk libur sekolah, diskon tarif dasar kapal 30 persen hingga 15 Agustus 2026, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP, serta PPN Ditanggung Pemerintah 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Paket serupa juga akan kembali diberikan saat periode Nataru pada Desember 2026 hingga Januari 2027.

Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah menyiapkan pelatihan vokasi nasional bagi 50 ribu korban PHK sekaligus 220 ribu lulusan SMA dan SMK. Program Magang Nasional angkatan kedua juga dilanjutkan dengan target 150 ribu peserta sepanjang 2026, yang rencananya mulai berjalan Juli mendatang. Berbeda dari angkatan pertama, sertifikasi kompetensi dari BNSP kini akan diintegrasikan langsung dalam pelaksanaan program magang.

Di sektor perlindungan sosial, bantuan pangan disalurkan selama tiga bulan kepada 33,24 juta penerima, dilengkapi subsidi beras Rp2.000 per kilogram dengan kuota 250 ribu ton untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.