VOICE Indonesia
Ekonomi

Wamen Ekraf Nilai Subsektor Penerbitan Punya Potensi Besar di Ekonomi Kreatif

Sintia N.A - VOICEIndonesia.co
Wamen Ekraf Nilai Subsektor Penerbitan Punya Potensi Besar di Ekonomi Kreatif
Wamen Ekraf Nilai Subsektor Penerbitan Punya Potensi Besar di Ekonomi Kreatif
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar menghadiri acara 'Reflective Reading with Ika Natassa' di Gramedia Jalma, Jakarta, Sabtu (12/7/2025). Kehadiran Wamen Ekraf ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap subsektor penerbitan sebagai tulang punggung ekonomi kreatif. Wamen Ekraf menyatakan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan literasi masih tinggi. Irene Umar melihat animo besar pencinta buku yang hadir memenuhi venue sebagai indikator positif minat baca masyarakat Indonesia. "Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa minat baca masyarakat masih tinggi. Sabtu ini, tempat ini dipenuhi pencinta buku, yang menandakan bahwa buku sebagai media pengetahuan masih dicintai dan dibutuhkan," ujar Wamen Ekraf. Baca Juga: Keberagaman Ekraf Di Bali Dinilai Dapat Jadi Contoh bagi Daerah Lain Acara yang digagas Gramedia Jalma ini mengajak pembaca berinteraksi secara lebih personal melalui diskusi reflektif dan pengalaman interaktif seputar karya Satine (2024) dan The Architecture of Love (2016). Format acara memberikan ruang dialog santai dan mendalam antara penulis dan para pembacanya. Irene Umar menekankan peran strategis buku dalam berbagai format sebagai sumber utama ide dan inovasi di banyak sektor kreatif lainnya. Wamen Ekraf mencontohkan novel The Architecture of Love yang diadaptasi menjadi film layar lebar dan berhasil meraih lebih dari satu juta penonton pada 2024. Baca Juga: Kemenparekraf Dorong Pemkab Halbar Bentuk Dinas Ekonomi Kreatif "Buku adalah source core of many creativity. Acara seperti ini penting untuk memperdalam apresiasi terhadap karya tulis, memperluas wawasan, serta mempertahankan eksistensi buku di tengah gempuran konten digital," tegas Wamen Ekraf. Wamen Ekraf menilai subsektor penerbitan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Irene Umar berharap kegiatan literasi seperti ini terus digelar untuk memperkuat hubungan antara penulis, penerbit, dan pembaca dalam membangun budaya literasi dan kreativitas. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Penulis Buku Ika Natassa dan Direktur Penerbitan dan Fotografi Iman Santosa. Acara ini menjadi bagian dari upaya Kemenekraf mendorong pertumbuhan subsektor penerbitan sebagai pilar ekonomi kreatif nasional.

Pilihan Redaksi

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMIPekerja Migran Indonesia

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI

Afifah· 17 July 2026
#Ekraf#Subsektor Penerbitan#Wanen Ekraf
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.