
KBRI Berhasil Pulangkan PMI Korban Kekerasan di Libya
Jakarta - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tripoli berhasil pulangkan dua pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban kekerasan fisik oleh majikannya di Libya.
Awal mulanya, pemulangan kedua PMI itu dilakukan melalui koordinasi antara Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tripoli, Kementerian Luar Negeri Libya, dan pihak Libya Labor Agency. Menurut keterangan dari Kementrian Luar Negeri (Kemlu), kedua pekerja migran yang mendapati kekerasan di Libya tersebut tiba di tanah air pada Rabu.
Kemlu menjelaskan kronologi terkait pemulangan tersebut, kedua pekerja migran Indonesia (PMI) itu awalnya dijanjikan dan diiming-imingi untuk bekerja di luar negeri yaitu Istanbul. Namun hal tersebut tak sesuai harapan, mereka malah ditempatkan di wilayah Benghazi yang berjarak kurang lebih 1.000 kilometer dari ibu kota Libya, Tripoli. Mereka tiba di Libya pada pertengahan 2022.
Baca Juga: Kepala BP2MI Minta Jangan Rendahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI)
KBRI Tripoli baru menerima laporan mengenai kasus kekerasan tersebut pada 14 Juni 2023, dan pihaknya langsung menghubungi pihak agen dan kedua PMI itu pada 15 Juni. KBRI juga mengirimkan nota diplomatik dan berkomunikasi dengan pejabat setempat.
“Kedua pekerja migran berinisial SM dan J itu diberangkatkan ke luar negeri tanpa melalui prosedur yang benar dan terindikasi menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” demikian pernyataan Kemlu.
Selama 2023, KBRI Tripoli telah memulangkan tujuh PMI yang tersangkut masalah, termasuk SM dan J. Kasus tersebut semakin menegaskan pentingnya penguatan langkah-langkah pencegahan sejak awal, kata pernyataan tersebu
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga



Indonesia Kutuk Tindakan Tak Manusiawi Israel terhadap Relawan Flotilla Gaza
21 Mei 2026 pukul 17.28

POCO C81 dan C81x Resmi Meluncur Dibekali Layar 120Hz Harga Dibawah Rp2 Jutaan
25 April 2026 pukul 07.05
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
