VOICE Indonesia
Humaniora

Lebih 5 Juta Orang Terinfeksi Demam Berdarah Picu Kekhawatiran Global

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Lebih 5 Juta Orang Terinfeksi Demam Berdarah Picu Kekhawatiran Global
Lebih 5 Juta Orang Terinfeksi Demam Berdarah Picu Kekhawatiran Global

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Jumat (22/12) memperingatkan tentang ancaman demam berdarah yang telah menyebar ke negara-negara yang sebelumnya tidak terjamah, menginfeksi lebih dari 5 juta orang dan menewaskan lebih dari 5.000 orang pada tahun ini.

Hampir 80 persen dari kasus-kasus tersebut, atau sebanyak 4,1 juta kasus, dilaporkan terjadi di Amerika, diikuti oleh Asia Tenggara dan Pasifik Barat, ungkap Diana Rojas Alvarez, ketua tim badan kesehatan dunia tersebut untuk arbovirus, dalam sebuah pertemuan mingguan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa.

Alvarez mengatakan bahwa perubahan iklim merupakan salah satu penyebabnya karena mengakibatkan curah hujan, kelembapan, dan suhu yang lebih tinggi, sehingga memungkinkan nyamuk untuk berkembang biak.

Baca Juga : Indonesia Hargai Bantuan Kamboja Tangani Isu Perdagangan Orang

"Meskipun 4 miliar orang berisiko terkena demam berdarah, sebagian besar dari mereka yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala dan biasanya sembuh dalam waktu satu hingga dua pekan," kata WHO. Infeksi demam berdarah yang parah ditandai dengan syok, perdarahan hebat, atau kerusakan organ yang parah.

Baca Juga : Menkeu Tinjau Pengelolaan APBN Oleh Tiga KPPN di Jakarta

Karena tidak ada pengobatan khusus untuk demam berdarah, deteksi dini dan akses untuk mendapatkan perawatan medis dapat menurunkan angka kematian akibat kasus yang parah.

Badan PBB tersebut mengatakan bahwa kasus yang dilaporkan menembus rekor 5,2 juta kasus pada 2019, meningkat sepuluh kali lipat dari tahun 2000 di 129 negara.

Alvarez mengatakan bahwa ancaman ini membutuhkan "perhatian dan respons maksimal dari semua tingkatan" dari badan tersebut untuk mendukung negara-negara dalam mengendalikan wabah demam berdarah saat ini dan mempersiapkan diri menghadapi musim demam berdarah yang akan datang. (*)

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita WHO memperingatkan demam berdarah telah menyebar ke negara-negara baru, menginfeksi lebih dari 5 juta orang dan menewaskan lebih dari 5.000 orang tahun ini, dengan 80 persen kasus terjadi di Amerika. Perubahan iklim menjadi penyebab utama karena meningkatkan curah hujan, kelembapan, dan suhu yang memicu perkembangan nyamuk penyebar penyakit. Meski 4 miliar orang berisiko tertular dan sebagian besar kasus dapat sembuh dalam 1-2 minggu, WHO menekankan pentingnya deteksi dini dan akses perawatan medis untuk menurunkan angka kematian akibat infeksi parah.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.