
Qriz Pratama Resmi Pimpin Direktorat Kepatuhan Internal Kemenimipas

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Sejarah baru dalam penguatan integritas birokrasi dimulai hari ini melalui langkah strategis yang diambil oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas RI)
Pelantikan berlangsung Pada hari Senin, 4 Mei 2026, tepat pukul 14.00 WIB, suasana khidmat menyelimuti Aula Lantai 18 Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan saat prosesi pelantikan pejabat tinggi berlangsung.
Di hadapan para pimpinan tinggi dan saksi, Qriz Pratama secara resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya untuk mengemban amanah baru yang sangat krusial bagi masa depan institusi tersebut.
Momen pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-228.SA.03.03 Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada akhir April lalu. Qriz Pratama yang memiliki latar belakang kepangkatan Pembina Tingkat I (IV/b) kini dipercaya menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Internal pada Direktorat Jenderal Imigrasi. Penugasan ini membawa harapan besar bagi organisasi untuk melakukan pembenahan dari dalam secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Sebelum mendapatkan promosi jabatan ke tingkat pusat di Jakarta, Qriz Pratama telah mencatatkan rekam jejak kepemimpinan yang signifikan di daerah. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung, di mana pengalaman lapangan tersebut menjadi modal berharga untuk memahami dinamika layanan keimigrasian. Perpindahan tugas ini menandai transisi penting dari tanggung jawab kewilayahan menuju skala nasional yang lebih kompleks.
Kini, tugas berat berada di pundak Qriz Pratama untuk mengawal arah perubahan dan kedisiplinan seluruh pegawai imigrasi tanpa terkecuali. Sebagai Direktur Kepatuhan Internal (PATNAL), beliau menjadi komandan utama dalam memastikan setiap regulasi dijalankan dengan jujur mulai dari level pusat hingga satuan kerja di pelosok daerah.
Tantangan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan menyangkut marwah kementerian dalam memberikan pelayanan publik yang bersih dari segala bentuk penyimpangan.
Kehadiran sosok pimpinan baru di Direktorat Kepatuhan Internal sangat dinantikan mengingat banyaknya catatan krusial yang perlu segera dibenahi oleh pihak kementerian.
Berbagai persoalan mendasar di lapangan masih menjadi sorotan publik, termasuk adanya dugaan oknum petugas yang mencoba bermain di zona abu-abu demi keuntungan pribadi. Hal ini menuntut keberanian dan langkah tegas terukur agar setiap pelanggaran yang terdeteksi dapat segera ditindak secara profesional sesuai hukum yang berlaku.
Beberapa isu mendesak yang memerlukan perhatian khusus meliputi dugaan kerja sama oknum kantor imigrasi dengan calo dalam mengorganisir penerbitan paspor di beberapa wilayah.
Selain itu, pengawasan di pintu-pintu perlintasan negara juga menjadi titik rawan yang harus dijaga ketat agar tidak ada ruang kompromi dengan sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Integritas di perbatasan adalah pertahanan pertama negara yang tidak boleh goyah oleh praktik kotor memperkaya diri sendiri.
Dengan dilaksanakannya pelantikan ini, publik kini menaruh ekspektasi tinggi terhadap kinerja Qriz Pratama dalam membersihkan institusi dari praktik-praktik tidak terpuji.
Penandatanganan Pakta Integritas yang dilakukan saat upacara bukan sekadar seremoni, melainkan janji suci untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Diharapkan, kepemimpinan baru ini mampu membawa angin segar bagi transformasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menuju birokrasi yang benar-benar melayani dan berintegritas tinggi.(red)
Pilihan Redaksi
NasionalPenanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Dilanjut Meski Status Darurat Dicabut
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



