
16.000 Pasien Kanker di Kuba Tidak Bisa Berobat Akibat Embargo Amerika

Baca Juga : Penuaan Penduduk Dunia Jadi Peluang PMI Kerja di Luar Negeri "Hal ini telah memicu krisis energi," sambung Dujarric. OCHA melaporkan lebih dari 80 persen infrastruktur pemompaan air bergantung pada listrik yang mengakibatkan gangguan layanan secara luas dan berkepanjangan. Rantai pasokan makanan dari produksi hingga penyimpanan dan distribusi semakin terdampak dengan sistem rantai dingin mengalami gangguan. Badan dunia tersebut berkoordinasi dengan negara-negara anggota termasuk Amerika Serikat agar bantuan dapat disalurkan tanpa hambatan. Namun kelangkaan bahan bakar membatasi pengoperasian truk makanan dan air, dengan puluhan kontainer berisi bantuan masih menunggu di pelabuhan karena tidak ada kendaraan yang bisa mengangkutnya. Larangan Washington terhadap masuknya minyak dari Venezuela ke Kuba semakin memperparah kelangkaan bahan bakar di negara tersebut. Para mitra kemanusiaan PBB terus berupaya membantu namun terkendala keterbatasan mobilitas akibat krisis energi yang dipicu kebijakan embargo AS yang berkepanjangan. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menjaga Netralitas: Polri Wajib di Bawah Komando Langsung Presiden
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



