
Iran Desak BRICS Turun Tangan Stabilkan Konflik Timur Tengah

Baca Juga : Iran Minta Warga Timur Tengah Laporkan Lokasi Pasukan AS dan Israel "Merujuk pada peran dan posisi BRICS sebagai organisasi yang bertujuan untuk memperluas kerja sama komprehensif," kata Araghchi. Republik Islam Iran menyatakan 40 hari masa berkabung nasional menyusul gugurnya Khamenei. Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran hukum internasional yang keji, sementara Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk operasi AS-Israel dan menyerukan de-eskalasi segera. Araghchi menegaskan BRICS memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk turun tangan dalam konflik ini. Sebagai organisasi yang mewakili ekonomi besar dunia, BRICS dinilai memiliki pengaruh signifikan untuk mendorong penghentian permusuhan dan menghadirkan solusi diplomatik di Timur Tengah. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menguji Keseriusan Negara: Segera Sahkan Perubahan Ketiga UU PMI dan Ratifikasi ILO C188!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



