VOICEINDONESIA.CO, Washington – Amerika Serikat tidak menutup pintu untuk kembali menyerang Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent secara terbuka membeberkan tiga skenario yang tengah disiapkan Washington dalam menghadapi kebuntuan perundingan dengan Teheran.
"Ada tiga skenario: kita mencapai kesepakatan; kita tidak mencapai kesepakatan tetapi tetap mempertahankan blokade dan terus menekan mereka; atau kita kembali pada tindakan militer," kata Bessent dalam Forum Ekonomi Reagan 2026 pada Jumat (29/5/2026).
Ia menegaskan tekanan berkepanjangan akan semakin memperburuk kondisi Iran. Departemen Keuangan AS juga disebut masih menyimpan sejumlah target finansial yang siap dikenai sanksi tambahan kapan saja dibutuhkan.
Perundingan AS dan Iran sendiri masih mandek pada dua isu krusial yakni program nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sebagaimana diakui Trump pekan ini. Perundingan lanjutan di Islamabad sebelumnya juga berakhir tanpa hasil jelas, sementara AS sudah mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Iran pun tak mau diam. Kementerian Luar Negeri Iran pada Jumat (29/5/2026) menegaskan kesepakatan final hanya bisa tercapai jika Washington bersedia menghentikan tuntutan yang dinilai berlebihan dan meninggalkan tindakan yang saling bertentangan. Ketegangan ini memperlihatkan betapa jauhnya kedua pihak dari meja damai yang sesungguhnya.



























