VOICEINDONESIA.CO, Tangerang - Afrika Selatan tengah gencar menarik perhatian wisatawan Asia Tenggara dengan menawarkan alam eksotis dan fasilitas ramah muslim. Negara di ujung benua Afrika ini menargetkan turis dari tiga negara: Singapura, Malaysia, dan Indonesia.
Data menunjukkan, kunjungan wisatawan Singapura ke Afrika Selatan mencapai lebih dari 9.800 orang, disusul Malaysia dengan 7.700 wisatawan, dan Indonesia lebih dari 3.000 kunjungan. Sebaliknya, turis Afrika Selatan ke Indonesia mencapai 30.000 pada tahun 2025.
Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille mengungkapkan, pihaknya bekerja keras mendiversifikasi pasar wisata. Perjalanan promosi dimulai dari Singapura dengan membahas dua prioritas utama yakni meningkatkan konektivitas udara dan memperkuat kerjasama antar negara.
"Kami bekerja sangat keras saat ini untuk mendiversifikasi pasar kami," ujarnya dalam jumpa media di event ASTINDO Travel Fair 2026, Jumat (6/2/2026).
Meski belum ada penerbangan langsung antara Afrika Selatan dengan Indonesia, Patricia menegaskan pihaknya berusaha mempermudah akses dengan memperkuat hub dan membangun kerjasama dengan negara tetangga. Dengan Malaysia, mereka juga mendiskusikan hal serupa terkait konektivitas dan penguatan hubungan bilateral.
Baca Juga : AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Iran di Tengah Perundingan
Pada Kamis (5/2), Menteri Pariwisata Widiyanti Putri bersama Patricia de Lille menandatangani MoU terkait kerjasama wisata. Melalui kerjasama ini, Menpar Widiyanti berharap dapat meningkatkan arus wisata antar kedua negara dengan saling memfasilitasi kemudahan traveling.
"Melalui MOU ini, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kolaborasi di beberapa bidang strategis termasuk pariwisata berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia, pemasaran dan promosi," kata Menpar Widiyanti.
Patricia telah menyiapkan sejumlah aspek untuk kenyamanan wisatawan muslim, mulai dari makanan, hotel hingga atraksi. Di Cape Town saja terdapat 150 masjid, termasuk masjid tertua yang dibangun pada tahun 1700-an oleh seorang imam dari Indonesia bernama Imam Yusuf.
"Kita sekarang bahkan sedang mempertimbangkan untuk membangun Safari Lodge di Taman Nasional Kruger yang ramah muslim," paparnya.
WNI kini sudah bebas visa ke Afrika Selatan dan bisa mengajukan visa online yang prosesnya bisa selesai kurang dari 24 jam. Afrika Selatan menawarkan lebih dari sekadar safari dan Table Mountain, termasuk Pusat Interpretasi Dinosaurus Kgodumodumo dan resor mewah Club Med yang akan dibuka di KwaZulu-Natal pada Juni mendatang. (Sin/Ah)
Pilihan Redaksi : PR Sistemik: Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Harus Direformasi Total
Baca Berita Lainnya di Google News