
Jepang Desak Negara G-7 Turunkan Eskalasi Konflik di Timur Tengah

Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Myochin Mitsuru, menyampaikan bahwa negaranya tengah mengerahkan berbagai langkah diplomasi untuk menurunkan eskalasi konflik.
“Kami telah mengerahkan upaya maksimal untuk meredakan situasi di wilayah ini,” ujarnya saat diskusi di Jakarta, Kamis (23/4/2026). Ia menjelaskan, ketegangan yang terjadi, termasuk dampak serangan terhadap Iran dan blokade di Selat Hormuz, telah memicu konsekuensi serius terhadap stabilitas global. Menurutnya, Jepang saat ini mendorong de-eskalasi melalui kerja sama dengan negara-negara G7 serta negara di kawasan Teluk. “Kami sekarang sedang melakukan upaya diplomatik untuk menyerukan de-eskalasi situasi sesegera mungkin kepada negara-negara Teluk,” kata Myochin.Baca Juga : Selat Hormuz Tutup Lagi, Pertamina Pastikan Dua Tanker Belum Melintas Selain pendekatan multilateral, Jepang juga melakukan komunikasi langsung dengan sejumlah pihak, termasuk Iran dan Amerika Serikat. Dalam konteks tersebut, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi disebut menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk menciptakan stabilitas kawasan. “Kedua pemimpin sepakat untuk berkomunikasi secara intensif demi terwujudnya de-eskalasi situasi di wilayah tersebut sedini mungkin,” ujarnya. Upaya diplomasi itu juga dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari percakapan tingkat tinggi hingga keterlibatan dalam forum internasional terkait keamanan navigasi. Jepang turut mendorong agar kebebasan dan keamanan pelayaran di Selat Hormuz tetap terjamin bagi semua negara, termasuk negara-negara Asia. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kawasan tersebut menjadi jalur vital perdagangan energi dunia. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



