VOICE Indonesia
Internasional

KDEI Taipei Temui CGA Bahas Pencarian ABK Hilang

Afifah - VOICEIndonesia.co
KDEI Taipei Temui CGA Bahas Pencarian ABK Hilang
KDEI Taipei Temui CGA Bahas Pencarian ABK Hilang

VOICEINDONESIA.CO, Keelung – Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, didampingi Analis Bidang Tenaga Kerja (Kadir dan Mira Caliandra), menemui Chuang, Kuang-Cheng di Kantor Offshore Flotilla 1, Fleet Branch, Coast Guard Administration (CGA), Keelung, Kamis, (6/3/2025).

Pertemuan ini membahas pencarian satu ABK Kapal "San Hsie Shun No. 26" yang hilang pasca kapal terbakar diduga akibat ledakan gas pada 2 Maret 2025 lalu.

“Standar internasional “golden time” pencarian ABK hilang di laut adalah 72 jam, namun untuk kasus ini, CGA tidak memberlakukan standar tersebut dan akan mencari ABK dan Kapten yang hilang dalam waktu yang masih belum dibatasi,” ujar Chuang, Kuang-Cheng menjawab pertanyaan Arif Sulistiyo terkait pencarian ABK yang hilang tersebut.

Baca Juga: KDEI Taipei Temui Badan Perikanan Taiwan Sampaikan Keluhan ABK

Chuang menambahkan bahwa pencarian juga dibantu oleh dua kapal Jepang.

Terdapat kendala dalam pencarian saat ini yaitu cuaca buruk, angin kencang, ombak besar dan suhu yang rendah.

Namun, kendala tersebut tidak menghentikan upaya pencarian karena CGA menggunakan kapal besar untuk melakukan pencarian.

“Dalam beberapa waktu terakhir, cukup banyak kejadian kecelakaan kerja di kapal yang menimpa ABK Indonesia. Perlu peningkatan sosialisasi keselamatan kerja di kapal bagi para ABK, termasuk SOP menghadapi kebakaran dan kebocoran gas di atas kapal agar kecelakaan kerja pada ABK dapat dicegah dan dikurangi,” saran Arif.

Baca Juga: KDEI Taipei Pastikan Agensi Tangani ABK Korban Kapal Terbakar

Menanggapi hal tersebut, Chuang, Kuang-Cheng telah mengagendakan pertemuan dengan asosiasi perikanan untuk menjaga keselamatan ABK.

Terkait SOP menghadapi kebocoran gas atau kebakaran di kapal bagi ABK, akan meminta arahan CGA Pusat.

KDEI Taipei akan terus berkomunikasi dengan CGA untuk memonitor pencarian seorang ABK (inisial D), ABK korban kapal terbakar yang hilang, dan menyampaikan perkembangannya kepada keluarga di Indonesia.

Sebelumnya, KDEI Taipei telah mengunjungi tiga ABK korban selamat yang ditempatkan di mess agensi dan dua ABK korban luka bakar yang sedang menjalani perawatan intensif masing-masing di rumah sakit di Keelung dan Taipei.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#ABK#CGA#KDEI Taipei
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.