VOICEINDONESIA.CO, Teheran – "Kesepakatan final akan disahkan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB," tulis Mehr mengutip isi rancangan nota kesepahaman.
Salah satu poin penting dalam rancangan tersebut adalah komitmen Amerika Serikat untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran serta menghormati kedaulatan Republik Islam Iran. Komitmen ini menjadi salah satu tuntutan utama Teheran sepanjang rangkaian negosiasi yang berlangsung di tengah eskalasi militer kedua negara belakangan ini.
Rancangan nota kesepahaman juga mengatur soal nasib Selat Hormuz yang sempat ditutup total oleh Iran. Berdasarkan rancangan tersebut, pembukaan kembali Selat Hormuz baru akan dilakukan dalam waktu 30 hari setelah nota kesepahaman ditandatangani oleh kedua pihak, memberi jeda waktu bagi kedua negara untuk memastikan implementasi kesepakatan berjalan sesuai rencana sebelum jalur pelayaran strategis tersebut kembali dibuka untuk lalu lintas internasional.



























