
Korban Banjir di Sudan Capai hingga 132 Orang

VOICEIndonesia.co, Moskow - Jumlah korban tewas akibat hujan deras dan banjir yang sedang berlangsung di Sudan meningkat menjadi 132 orang, lapor Kementerian Kesehatan negara tersebut pada Senin (26/8).
Sebelumnya pada Agustus, pihak berwenang Sudan melaporkan bahwa 68 orang tewas akibat bencana alam ini, dan menambahkan bahwa para korban meninggal karena berbagai sebab, termasuk rumah yang roboh dan tenggelam akibat ketinggian banjir.
Baca Juga: Basarnas Perkuat Masyarakat Kota Hadapi Potensi Megathrust
"Jumlah korban tewas telah mencapai 132 orang," kata Kementerian Kesehatan Sudan, dilansir dari ANTARA, Selasa, (27/08/2024).
Hujan deras telah melanda 10 wilayah di Sudan, di mana Negara Bagian Utara dan Negara Bagian Sungai Nil adalah yang paling parah terkena dampaknya, tambah pihak berwenang.
Lebih dari 12.400 rumah hancur total akibat hujan deras yang terus berlanjut, menurut kementerian itu.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



