VOICE Indonesia
Internasional

Oman Desak Sekutu AS Akhiri Perang Ilegal di Timur Tengah

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Oman Desak Sekutu AS Akhiri Perang Ilegal di Timur Tengah
Oman Desak Sekutu AS Akhiri Perang Ilegal di Timur Tengah
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi mendesak sekutu Amerika Serikat untuk turun tangan mengakhiri apa yang disebutnya sebagai perang ilegal di Timur Tengah. Diplomat utama Oman yang telah memediasi pembicaraan antara Washington dan Teheran sebelum perang pecah ini menyerukan penyelesaian damai konflik yang melibatkan Iran dan Israel. Dalam sebuah opini di The Economist pada Kamis (19/3/2026), Albusaidi menggambarkan dampak serius konflik terhadap ekonomi global dan keamanan regional. Perdamaian dan kemakmuran relatif yang dinikmati negara-negara Teluk kini terancam akibat eskalasi perang yang terus berlanjut. Albusaidi menilai AS telah kehilangan kendali atas kebijakan luar negerinya sendiri. Negara-negara Teluk termasuk Oman selama beberapa dekade telah membeli senjata AS dan menjadi tuan rumah pangkalan militer dengan harapan mencegah potensi serangan Iran. "Perang yang melanggar hukum," tulis Albusaidi menyebut konflik yang berdampak luas terhadap stabilitas kawasan. Investasi besar negara-negara Teluk dalam persenjataan AS dan penyediaan pangkalan militer yang dilakukan selama beberapa dekade kini dipertanyakan efektivitasnya. Kondisi keamanan regional yang memburuk membuat negara-negara ini menghadapi ancaman nyata yang sebelumnya dianggap bisa dicegah. Albusaidi menyoroti perang ini sebagai hasil kesalahan perhitungan pemerintahan Presiden Donald Trump. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya mengancam keamanan kawasan Teluk, tetapi juga mengganggu stabilitas ekonomi global yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan tersebut.

Baca Juga : Berhasil Dievakuasi dari Iran, Gubernur Jatim Sambut Kepulangan Dua Mahasiswa asal Malang dan Jember "Kesalahan perhitungan terbesar pemerintahan Trump," ujarnya. Oman yang selama ini berperan sebagai mediator antara Washington dan Teheran menekankan pentingnya penyelesaian damai. Seruan kepada sekutu AS untuk membantu mengakhiri konflik mencerminkan kekhawatiran mendalam terhadap dampak jangka panjang perang bagi stabilitas regional dan global.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Iran - AS#Konflik Timur Tengah#Oman
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.