VOICE Indonesia
Internasional

PBB Percepat Investigasi Serangan Israel ke TNI di Lebanon

Afifah - VOICEIndonesia.co
PBB Percepat Investigasi Serangan Israel ke TNI di Lebanon
PBB Percepat Investigasi Serangan Israel ke TNI di Lebanon

VOICEINDONESIA.CO, New York Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan rencana investigasi forensik menyusul gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan.

Investigasi ini bertujuan untuk menetapkan fakta-fakta lapangan guna mengakhiri spekulasi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix, berkomitmen mempercepat proses ini meski tantangan keamanan di lokasi kejadian sangat tinggi.

Baca Juga: Tiga Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Ini Kantongi Hingga Rp3 Miliar 

"Harapan Sekretaris Jenderal adalah agar hal ini dilakukan secepat mungkin. Kita berbicara tentang investigasi forensik di tengah zona konflik, sehingga keselamatan penyelidik tetap menjadi prioritas utama," ujar Dujarric dalam konferensi pers di New York, Rabu (1/4/2026).

Insiden berdarah ini terjadi dalam dua serangan terpisah. Pertama, pada Minggu (29/3), Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat tembakan artileri di dekat Adchit Al Qusayr, sementara tiga rekannya terluka.

Serangan kedua terjadi pada Senin (30/3) terhadap konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan yang merenggut nyawa dua personel TNI lainnya.

Baca Juga: Tiga SPBE Bakal Pasok Kebutuhan LPG Pasca Ledakan SPBE di Bekasi 

Dujarric menjelaskan bahwa UNIFIL memerlukan koordinasi khusus atau dekonflik dengan pihak-pihak bertikai agar tim forensik dapat mengakses area tersebut tanpa risiko tambahan.

PBB merasa perlu segera menetapkan fakta agar bisa menyampaikan secara jelas siapa yang bertanggung jawab atas gugurnya para penjaga perdamaian tersebut.

Hingga saat ini, identitas dua prajurit TNI yang gugur pada serangan kedua masih dalam proses pendataan resmi sebelum diumumkan secara luas.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi intensif dengan Markas Besar PBB untuk memastikan evakuasi jenazah dan perawatan bagi personel yang terluka berjalan lancar. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Tiga Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Ini Kantongi Hingga Rp3 Miliar  Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#lebanon#PBB#tni
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.