
Puluhan WNA asal Myanmar Kedapatan Tinggal di Sukabumi

VOICEIndonesia.co, Sukabumi, Jabar - Puluhan warga negara asing (WNA) asal Rohingya, Myanmar kedapatan menempati dua rumah di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Perumahan Nuansa Indah Baru.
"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat yang mencurigai adanya puluhan orang asing yang menempati dua rumah di Perumahan Nuansa Indah Baru. Setelah kami lakukan pemeriksaan ke lokasi, mereka merupakan Suku Rohingya," kata Kasi Pemerintahan Pemerintah Desa (Pemdes) Cisolok Irvan Ruslandi di Sukabumi, Minggu (23/9/2024).
Menurut Irvan, mereka menghuni rumah itu dengan cara menyewa untuk beberapa bulan.
Dengan adanya laporan dan temuan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas dari Polsek Cisolok untuk penanganan imigran gelap ini sekaligus pengamanan antisipasi adanya dari mereka yang melarikan diri.
Baca Juga: Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 2.238 WNI Terindikasi TPPO
Sebab, saat pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap rumah yang ditempati mereka, ada lima orang Suku Rohingya yang melarikan diri.
Dari lima orang yang melarikan diri tiga diantaranya sudah ditemukan tinggal dua orang lagi yang masih dalam pencarian.
Lebih lanjut, pihaknya belum mengetahui sejak kapan Suku Rohingya menghuni dua rumah kontrakan itu. Namun, dari pengakuan mereka jumlah Suku Rohingya yang menempati dua rumah itu berjumlah 24 orang yang beberapa diantaranya merupakan perempuan dan anak-anak.
Baca Juga: DPR RI bahas peran vital bebas visa saat berkunjung ke Astana
"Saat ini para imigran gelap tengah dilakukan pendataan oleh petugas dari Polsek Cisolok, namun dipastikan mereka tidak memiliki surat-surat keimigrasian," tambahnya.
Irvan mengatakan belum diketahui siapa oknum yang mengantar dan menyediakan fasilitas tempat tinggal untuk mereka.
Selain itu, tujuan Suku Rohingya pun belum jelas atau kemungkinan tujuan mereka adalah Pulau Natal atau Christmas, Australia, karena perairan laut selatan Kabupaten Sukabumi kerap dijadikan tempat menyeberang para imigran gelap ke Pulau Natal meskipun selalu berhasil digagalkan oleh petugas keamanan.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



