VOICE Indonesia
Internasional

Putin Bersedia Jadi Penengah Konflik Timur Tengah

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Putin Bersedia Jadi Penengah Konflik Timur Tengah
Putin Bersedia Jadi Penengah Konflik Timur Tengah
VOICEINDONESIA.CO, Moskow — Konflik Timur Tengah yang terus membara kini menarik perhatian Rusia untuk ikut campur. Presiden Vladimir Putin menyatakan kesiapannya turun tangan menstabilkan situasi setelah Trump berubah sikap dan mengancam akan menghancurkan Iran secara total. Putin menyampaikan kesiapan itu kepada Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dalam pertemuan di Kremlin, Jumat (3/4/2026). Ia berharap konflik yang sudah menelan ribuan korban jiwa ini bisa segera menemukan jalan keluar sebelum dampaknya semakin meluas. "Kita semua berharap konflik yang sedang berlangsung ini segera diselesaikan," kata Putin dalam pertemuan tersebut. Putin menegaskan Rusia tidak akan tinggal diam dan siap mengambil peran aktif memulihkan stabilitas kawasan yang kini porak-poranda akibat rentetan serangan. "Kami siap melakukan segala upaya untuk membantu menstabilkan situasi dan mengembalikannya ke keadaan normal," imbuhnya.

Baca Juga : Prancis Dorong Operasi Damai Buka Kembali di Selat Hormuz Perang ini bermula sejak 28 Februari 2026 ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar ke Iran yang menewaskan sedikitnya 1.340 orang termasuk pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Putin sebelumnya juga memperingatkan dampak ekonomi perang ini bisa menyamai kehancuran yang ditimbulkan pandemi COVID-19 enam tahun lalu. Konflik Timur Tengah disebutnya telah merusak logistik internasional, rantai pasokan global, dan memberi tekanan luar biasa pada sektor energi, logam, dan pupuk dunia. "Konsekuensi dari konflik di Timur Tengah masih sulit diprediksi secara akurat. Sudah ada perkiraan bahwa konsekuensinya dapat dibandingkan dengan epidemi virus korona," ucap Putin saat berbicara kepada para pemimpin bisnis di Moskow. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Konflik Timur Tengah#Menlu Badr#Putin
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.