VOICE Indonesia
Internasional

Trump Kirim Pesan ke Hizbullah di Tengah Gencatan Senjata Israel-Lebanon

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Trump Kirim Pesan ke Hizbullah di Tengah Gencatan Senjata Israel-Lebanon
Trump Kirim Pesan ke Hizbullah di Tengah Gencatan Senjata Israel-Lebanon

VOICEINDONESIA.CO, Washington — Kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel mulai memasuki fase krusial, dengan perhatian tertuju pada sikap kelompok Hizbullah dalam menjaga stabilitas di lapangan.

Kesepakatan ini dicapai setelah rangkaian negosiasi yang dimediasi Amerika Serikat, di tengah konflik berkepanjangan yang telah menimbulkan korban jiwa dan gelombang pengungsian besar di kawasan.

"Jangan ada lagi pembunuhan. Harus ada perdamaian," ujar Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pernyataannya melalui Truth Social, Kamis (16/4/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah kekhawatiran bahwa gencatan senjata hanya bersifat sementara jika tidak diikuti komitmen nyata dari para pihak yang terlibat, khususnya kelompok bersenjata di Lebanon.

Trump juga menaruh perhatian khusus terhadap peran Hizbullah dalam periode yang disebutnya sebagai momen penentu bagi arah konflik ke depan.

"Saya berharap Hizbullah bertindak dengan baik selama periode penting ini," katanya.

Baca Juga : Trump Sebut Langkah Damai Israel - Lebanon Sebagai "Ruang Bernafas"

Gencatan senjata ini diumumkan setelah komunikasi langsung antara AS dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Di balik kesepakatan tersebut, tekanan internasional terus meningkat agar semua pihak menahan diri, menyusul eskalasi konflik yang sebelumnya dipicu serangan lintas negara, termasuk keterlibatan Iran dalam dinamika kawasan.

Konflik yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan memaksa sekitar satu juta warga mengungsi, menjadikan gencatan senjata ini sebagai peluang penting untuk meredakan krisis kemanusiaan.

Meski begitu, proses menuju perdamaian permanen dinilai masih panjang. Sejumlah pihak menilai keberhasilan gencatan senjata ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi para aktor di lapangan dalam menahan aksi militer selama periode yang telah disepakati. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!

Baca Berita Lainnya di Google News

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Presiden Trump mengirim pesan kepada Hizbullah untuk menjaga komitmen gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan Israel yang dimulai setelah mediasi AS. Trump menekankan bahwa tidak boleh ada lagi pembunuhan dan mengharapkan Hizbullah bertindak baik selama periode kritis ini. Gencatan senjata tersebut sangat penting mengingat konflik sebelumnya telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan mengungsi sekitar satu juta warga, meskipun kesuksesan jangka panjang masih bergantung pada konsistensi semua pihak menahan diri dari aksi militer.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.