
Trump Kirim Pesan ke Hizbullah di Tengah Gencatan Senjata Israel-Lebanon

Baca Juga : Trump Sebut Langkah Damai Israel - Lebanon Sebagai "Ruang Bernafas" Gencatan senjata ini diumumkan setelah komunikasi langsung antara AS dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Di balik kesepakatan tersebut, tekanan internasional terus meningkat agar semua pihak menahan diri, menyusul eskalasi konflik yang sebelumnya dipicu serangan lintas negara, termasuk keterlibatan Iran dalam dinamika kawasan. Konflik yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan memaksa sekitar satu juta warga mengungsi, menjadikan gencatan senjata ini sebagai peluang penting untuk meredakan krisis kemanusiaan. Meski begitu, proses menuju perdamaian permanen dinilai masih panjang. Sejumlah pihak menilai keberhasilan gencatan senjata ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi para aktor di lapangan dalam menahan aksi militer selama periode yang telah disepakati. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menteri Mukhtarudin Harus Tegas, Singkirkan Calon Atase Rekanan Mafia!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



