
Trump Sesumbar Hancurkan Puluhan Kapal Iran

Baca Juga : Pemerintah Kanada Serukan Rakyatnya Lawan Ancaman Tarif Trump "Anda tidak pernah suka mengatakan terlalu cepat bahwa Anda menang," ucapnya. Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari ketika AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk mantan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan ini memicu respons balasan dari Iran terhadap aset militer AS dan sekutunya di kawasan. Trump menambahkan selama 11 hari terakhir, militer AS secara praktis telah menghancurkan Iran yang ia sebut sebagai negara keras. Ia menegaskan operasi militer akan terus berlanjut hingga semua target tercapai dan situasi benar-benar terkendali sesuai kepentingan Amerika. "Kami tidak akan pergi sampai pekerjaan itu selesai," katanya. Iran yang dianggap sangat kuat dan berambisi menguasai Timur Tengah kini berada dalam posisi lemah setelah serangkaian serangan AS-Israel. Trump menyebut Iran tidak mengharapkan respons militer sekuat ini dari Amerika dan sekutunya dalam konflik yang berlangsung cepat. "Kami memenangkan taruhan, pada jam pertama; semuanya sudah berakhir," ujarnya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



