VOICE Indonesia
Internasional

Trump Sesumbar Hancurkan Puluhan Kapal Iran

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Trump Sesumbar Hancurkan Puluhan Kapal Iran
Trump Sesumbar Hancurkan Puluhan Kapal Iran
VOICEINDONESIA.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah menghancurkan 58 kapal angkatan laut milik Iran dalam operasi militer yang berlangsung selama 11 hari terakhir. Meski yakin Amerika telah memenangkan perang, Trump menolak menyatakan kemenangan terlalu cepat dan menegaskan operasi akan berlanjut hingga misi benar-benar selesai. Trump menyebut operasi militer terhadap Iran sebagai "darmawisata" atau perjalanan singkat untuk menyingkirkan sejumlah orang yang ia sebut sangat jahat. Ia menilai tindakan ini seharusnya sudah dilakukan sejak 47 tahun lalu, mengingat Iran telah membunuh warga Amerika selama puluhan tahun. Presiden AS itu mengatakan Iran tidak mengantisipasi kekuatan militer Amerika yang menghantam mereka. Menurut Trump, Iran yang dianggap sangat kuat dan berencana menguasai Timur Tengah serta menghancurkan Israel, tidak tahu apa yang menimpa mereka dalam serangan gabungan AS-Israel. "Kami telah menang. Saya beri tahu Anda, kami telah menang," kata Trump dalam sebuah acara di Kentucky, Rabu (11/3/2026). Trump menekankan AS tidak ingin menyelesaikan operasi militer terlalu cepat meski sudah mencapai kesuksesan besar. Ia ingin memastikan pekerjaan selesai tuntas sebelum menarik pasukan dari wilayah konflik, meski mengklaim kemenangan sudah diraih sejak jam pertama serangan.

Baca Juga : Pemerintah Kanada Serukan Rakyatnya Lawan Ancaman Tarif Trump "Anda tidak pernah suka mengatakan terlalu cepat bahwa Anda menang," ucapnya. Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari ketika AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk mantan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan ini memicu respons balasan dari Iran terhadap aset militer AS dan sekutunya di kawasan. Trump menambahkan selama 11 hari terakhir, militer AS secara praktis telah menghancurkan Iran yang ia sebut sebagai negara keras. Ia menegaskan operasi militer akan terus berlanjut hingga semua target tercapai dan situasi benar-benar terkendali sesuai kepentingan Amerika. "Kami tidak akan pergi sampai pekerjaan itu selesai," katanya. Iran yang dianggap sangat kuat dan berambisi menguasai Timur Tengah kini berada dalam posisi lemah setelah serangkaian serangan AS-Israel. Trump menyebut Iran tidak mengharapkan respons militer sekuat ini dari Amerika dan sekutunya dalam konflik yang berlangsung cepat. "Kami memenangkan taruhan, pada jam pertama; semuanya sudah berakhir," ujarnya. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Seleksi Ketat Atase: Tamatnya Era Pejabat Titipan?

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#Konflik AS-Iran#trump
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.