
Trump Sesumbar Kendalikan Negosiasi dengan Iran

Baca Juga : Pemerintah Berkilah Masih Izin Lintas Udara Amerika Masih Pembahasan Ia menilai langkah tersebut tidak diperlukan selama pembicaraan belum menunjukkan kemajuan berarti. Trump tetap menilai tawaran terbaru dari Iran belum memenuhi syarat menuju perdamaian. “Mereka menawarkan banyak hal tetapi tidak cukup,” ucapnya. Ia menegaskan penghentian program nuklir menjadi syarat utama dalam negosiasi tersebut. “Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir sesederhana itu,” katanya. Trump juga menyebut Iran sempat mengajukan revisi dokumen dalam waktu singkat setelah penolakan awal dari pihak AS. “Segera setelah saya membatalkannya dalam waktu 10 menit kami mendapatkan dokumen baru yang jauh lebih baik,” ujarnya. Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya tidak akan menerima negosiasi yang dilakukan di bawah tekanan. Ia menilai langkah Amerika Serikat memperburuk kepercayaan sekaligus menghambat proses dialog. Kondisi tersebut menunjukkan perundingan kedua negara masih berada dalam tarik menarik kepentingan tanpa kesepakatan yang jelas. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



