
Trump Tunda Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Genjatan Senjata AS-Iran?

Baca Juga : Trump Jadikan Selat Hormuz Taruhan Utama di Tengah Eskalasi Konflik Iran-AS Upaya tersebut dilakukan di tengah sikap Iran yang belum sepenuhnya memberikan kepastian untuk kembali ke meja negosiasi. "Sangat kecil kemungkinannya," katanya. Pernyataan itu merujuk pada peluang perpanjangan gencatan senjata yang akan berakhir pada Rabu (22/4/2026) waktu setempat. Di Teheran, sikap pemerintah juga masih beragam, dengan sejumlah pejabat menilai langkah Amerika Serikat belum mencerminkan keseriusan dalam proses damai. Situasi semakin kompleks setelah insiden penyitaan kapal kargo Iran oleh Angkatan Laut AS yang memicu pembatasan kembali aktivitas di Selat Hormuz. Ketegangan di jalur perdagangan minyak global tersebut pun terus membayangi proses diplomasi, meski kedua pihak disebut telah memiliki kerangka awal kesepakatan. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



