VOICE Indonesia
Internasional

WNI di Iran Diminta Batasi Aktivitas dan Hindari Kerumunan

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
WNI di Iran Diminta Batasi Aktivitas dan Hindari Kerumunan
WNI di Iran Diminta Batasi Aktivitas dan Hindari Kerumunan
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tehran mengeluarkan imbauan keamanan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran untuk menghindari kerumunan massa dan membatasi pergerakan seminimal mungkin. Imbauan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi KBRI Tehran menyusul perkembangan situasi keamanan terkini di dalam negeri dan kawasan Iran pada Jumat (16/1/2026). KBRI meminta WNI selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. "KBRI Tehran mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Republik Islam Iran untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga," tulis KBRI Tehran. WNI juga diminta menghindari daerah rawan selain kerumunan massa serta membatasi mobilitas mereka. KBRI Tehran meminta WNI untuk menjaga komunikasi dan secara berkala menginformasikan kondisi serta keberadaan mereka kepada pihak kedutaan. Instruksi keamanan lainnya mencakup penyimpanan barang dan dokumen berharga di tempat aman. KBRI Tehran juga mengingatkan WNI untuk memastikan telah melakukan lapor diri bersama anggota keluarga kepada kedutaan. Baca Juga : Naremax Hadirkan Studio Digital Gratis untuk Cetak Pengusaha Purna PMI "WNI diminta mencermati perkembangan situasi keamanan setempat dengan memantau sumber informasi resmi dan terpercaya serta menaati imbauan keamanan dari otoritas terkait," lanjut pernyataan tersebut. Dalam kondisi darurat, KBRI Tehran menyediakan hotline yang dapat diakses melalui telepon kabel dan seluler lokal di nomor +98 902 466 8889. Layanan ini masih dapat diakses meski sebelumnya terjadi pembatasan internet oleh Pemerintah Iran. Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya memastikan WNI di Iran dalam kondisi aman dan tidak terdampak aksi demonstrasi yang berlangsung. Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl menyatakan mayoritas WNI di Iran adalah pelajar. "Dapat kami sampaikan bahwa sejauh ini dilaporkan KBRI Tehran mereka (WNI) dalam kondisi aman, tidak terdampak oleh demonstrasi yang berlangsung. Mayoritas merupakan pelajar," kata Vahd Nabyl.

Kemlu mengakui sempat terjadi kendala komunikasi dengan WNI akibat pembatasan internet yang diberlakukan Pemerintah Iran. Namun KBRI Teheran terus menjalin komunikasi dengan para WNI meski ada hambatan tersebut. (Sin/Ri)

Pilihan Redaksi : Menguji Keseriusan Negara: Segera Sahkan Perubahan Ketiga UU PMI dan Ratifikasi ILO C188!

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#imbauan WNI di Iran#KBRI Tehran#WNI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.