
WNI Hadiri Gelar Griya Idul Fitri di Konsul RI Tawau

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Warga Negara Indonesia (WNI) hingga politisi Sabah menghadiri gelar griya Idul Fitri 2025 yang diadakan Konsul RI Tawau Aries Heru Utomo pada Senin (31/3).
Aris dalam keterangannya diterima di Kuala Lumpur, Selasa, mengatakan rumah gelar griya atau “open house” yang diadakan di Wisma Konsul RI sekitar pukul 10.30 waktu setempat (pukul 09.30 WIB) itu dihadiri WNI, anggota Parlemen Malaysia.
Dari daerah pemilihan Tawau Lo Su Fui, Ahli Dewan Undangan Negeri (DUN) Sabah daerah Tawau Justin Wong dan Hamild, anggota DUN daerah Sandakan Calvin Chong.
Terdapat pula perwakilan pejabat Pemerintah Dearah Tawau, perwakilan tokoh-tokoh politik Sabah di Tawau, perwakilan Militer Brigadier 5 Tawau, serta perwakilan tokoh masyarakat dan sejumlah pengusaha Tawau.
Pada kesempatan itu para tamu berkesempatan menikmati sajian istimewa khas masyarakat Indonesia saat Hari Raya Idul Fitri seperti lontong atau ketupat, opor ayam, rendang, sambal krecek goreng ati, sayur lodeh, telor balado, kerupuk kampung dan keripik tempe.
Baca Juga : Konsulat RI Tawau Deportasi 778 WNI Bermasalah Sepanjang 2024
Untuk memberi kesempatan para tamu untuk menikmati sajian kuliner khas Indonesia, selain di ruang makan wisma, hidangan juga disiapkan di tiga buah tenda yang didirikan di halaman wisma. Suasana penuh kehangatan, keakraban, kegembiraan dan kebersamaan menyelimuti pelaksanaan rumah terbuka.
Para tamu tampak menggunakan momen Hari Raya Idul Fitri untuk bersilaturahim dengan sesama anggota masyarakat Indonesia di rantau.
Perbincangan menarik tentang berbagai hal antara di antara para tamu pun berlangsung di ruang tamu dan di seputar meja makan di dalam wisma ataupun di halaman wisma di bawah tenda, ujar dia.
Khusus bagi anggota masyarakat Indonesia yang sudah lama tidak mudik atau pulang ke kampung halaman, berlebaran di Wisma Konsul RI merupakan momen yang tepat untuk “pulang kampung”, bertemu dengan sesama warga Indonesia dan sekaligus menikmati sajian kuliner khas tanah air, yang beberapa di antaranya didatangkan langsung dari Indonesia.
“Karena satu dan lain hal, sudah lebih dari enam tahun, saya tidak mudik ke kampung halaman di Sulawesi Selatan. Sehingga dengan datang ke rumah terbuka di Wisma Konsul RI, setidaknya saya dapat mengurangi kerinduan akan keluarga dan kampung halaman,” ujar salah satu WNI yang hadir di sana. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



