VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Diduga korban TPPO, PMI asal Bekasi Minta Bantuan ke Pemerintah

Afifah - VOICEIndonesia.co04 September 2024 pukul 11.39 WIB
Diduga korban TPPO, PMI asal Bekasi Minta Bantuan ke Pemerintah
Iklan

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Bahrain diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Aminah asal Bekasi meminta bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk memulangkannya ke kampung halaman.

Iklan

Selama di Bahrain, Aminah mendapatkan perlakuan yang kasar dari majikannya.

Aminah diketahui diterbangkan oleh sponsor bernama Ani, melalui PT Anugerah Sumber Rezeki.

"Nama saya Aminah asal saya dari Bekasi. Sponsor saya bapak haji Marham. Saya dibawa ke PT Anugerah Sumber Rezeki yang memproses saya ibu Ani dan diterbangkan oleh ibu Ani. Sekarang saya berada di Bahrain pak, bapak pemerintah bantu saya saya ingin balik. Saya ga kuat pak kerja disini. Ngurus sepuluh orang pak. Orangnya keras-keras pak," kata Aminah, dari video berdurasi 2.49 detik yang diterima VOICEIndonesia.co, Rabu,( 04/09/2024).

Sebelumnya, Ani sudah meminta kembali ke Indonesia. Namun majikannya meminta uang ganti rugi.

"Pertama dapat tiga bulan saya minta balik ke agency tidak boleh. Terus dapat 10 bulan saya minta balik ke majikan harus minta ganti rugi. Gantiin uang makan selama saya disini pak. Terus saya tidak diperlakukan dengan baik pak," lanjut Aminah.

PMI asal Bekasi tersebut juga tidak mendapatkan perlakuan kasar dan intimidasi dari majikan.

Iklan

"Saya sering dijeguk sama majikan. Terus kemarin saya kena pukul saya kemarin salah ngambil piring terus saya dipukul sama majikan. Terus malemnya saya lagi tidur dibangunin sama kaki di tendang-tendang matanya sambil melotot. Awak saya diteken sama kakinya terus bantal dan selimut saya dilempar-lemparin sama dia pak," kata Aminah.

Selain itu Aminah juga sering disalahkan oleh majikannya jika ada barang yang rusak.

"Pak saya jujur udah ga kuat kerja disini. Saya pingin balik. Ngebatin pak saya sering dituduh yang nggak-nggak. Apa yang rusak selalu saya yang disalahin. Saya ga merasa ngerusak selalu disalahin. Apa yang ilang barang saya yang dituduh," ucap Aminah.

Aminah juga menjelaskan bila salah satu anak majikan ada yang mengalami keterbelakangan mental.

"Bantu saya pak, satu anak majikan stres sering ngomel-ngomel dan marah-marah. Kalau kata dia mukul-mukul. Bantu saya pak saya lelah udah nggak sanggup disini. Saya udah capek dengerin majikan debat," ucap Aminah.

Sampai berita ini dimuat belum ada jawaban dari pihak perusahaan yang diduga melakukan penempatan PMI tersebut.

Pilihan Redaksi

Tiga Negara Ini Bisa Jadi Tujuan Utama Welder Asal IndonesiaPekerja Migran Indonesia

Tiga Negara Ini Bisa Jadi Tujuan Utama Welder Asal Indonesia

Afifahยท29 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

โš ๏ธ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Ketenagakerjaan

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia โ€” ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->-->