VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Program Magang Nasional atau MagangHub bukan sekadar tempat menimba pengalaman. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mengungkapkan 30 persen dari 100 ribu peserta angkatan pertama tahun 2025 sudah ditawari kerja oleh perusahaan tempat mereka magang bahkan sebelum program berakhir.
"Tahun lalu angkatan pertama 100.000 orang peserta magang nasional dan Alhamdulillah sudah selesai, 30 persen yang magang di industri ditawari kerja di perusahaan tempat dia magang sebelum magangnya selesai," ucap Yassierli dalam pembukaan Job Fair AI Career Boost Day 2026 di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Ia menegaskan program ini menjadi fokus utama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk menyiapkan angkatan kerja yang benar-benar siap masuk dunia industri.
"Dan alhamdulillah kami dari Kementerian Ketenagakerjaan tahun ini Pak Presiden punya fokus untuk mempersiapkan tenaga kerja masuk kepada dunia industri. Ini fokus kami saat ini," kata Yassierli.
Untuk 2026, kuota peserta ditingkatkan menjadi 150 ribu orang dengan durasi magang enam bulan dan uang saku ditanggung penuh pemerintah. Peserta di Jakarta mendapat sekitar Rp5,7 juta per bulan, sementara peserta di Bekasi dan Karawang menerima sekitar Rp5,9 juta yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.


















