VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Pemerintah Akui Kualitas Talenta RI Masih Tertinggal, Ini Strategi Mengejarnya

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Pemerintah Akui Kualitas Talenta RI Masih Tertinggal, Ini Strategi Mengejarnya
Pemerintah Akui Kualitas Talenta RI Masih Tertinggal, Ini Strategi Mengejarnya
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Pemerintah menyoroti masih adanya kesenjangan kualitas talenta digital Indonesia dibandingkan negara lain di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital. “Kita ingin mengisi gap terkait dengan talenta digital di Indonesia yang saat ini kita masih ada shortage, masih ada gap dibandingkan dengan negara-negara lain,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menyampaikan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Ia menilai sektor ekonomi digital menjadi salah satu bidang dengan pertumbuhan paling cepat sehingga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri. Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas talenta digital, termasuk penguatan kurikulum, instruktur, serta sistem sertifikasi. “Kita sangat sadar bahwa tidak mungkin kita sendiri untuk bisa melakukan,” ujar dia. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama industri, guna memastikan keterampilan tenaga kerja selaras dengan kebutuhan pasar. “Kolaborasi dengan industri sesuai dengan tata kelola kementerian, seharusnya maka itu menjadi suatu keniscayaan,” tegasnya.

Baca Juga : Antisipasi Lonjakan PHK Akibat Tekanan Global, Pemerintah Genjot Pelatihan Vokasi Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan kompetensi di sektor ekonomi digital seperti e-commerce dan content-driven commerce. “Sehingga sektor e-commerce dan content-driven commerce ini menjadi salah satu kompetensi yang harus dikuasai,” jelasnya. Program pelatihan vokasi dan magang nasional juga dijalankan untuk menjembatani kebutuhan industri dengan keterampilan tenaga kerja. “Kita harapkan ini bisa sebagai bagian solusi untuk menyelesaikan permasalahan terkait dengan link and match,” pungkasnya. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#KEMNAKER#Kualitas talenta#sektor ekonomi digitak
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.